| Rabu, 09 Nopember 2005 | OLAHRAGA |
Klitschko Diberi Deadline 90 HariNEW YORK - Karena sudah empat kali mengubah jadwal pertarungannya dengan Hashim Rahman, Vitali Klitschko diberi waktu selama 90 hari untuk melakukan duel tersebut atau gelarnya akan dicopot. Ultimatum tersebut disampaikan presiden WBC Jose Sulaiman menyusul cedera lutut yang dialami Klitschko saat berlatih hari Kamis minggu lalu, yang menyebabkan petinju kelas berat Ukraina itu membatalkan rencananya meladeni Rahman pada 12 November nanti di Las Vegas. Sebelumnya Klitschko juga menarik diri dari skedul pertama di bulan April karena cedera paha. Berikutnya ia mengalami masalah punggung sehingga jadwal yang telah direvisi dua kali lagi-lagi batal. Gara-gara hal ini kubu Rahman meminta WBC segera menetapkan petinju berusia 32 tahun itu sebagai juara dunia baru. Menurut promotornya, Don King, Vitali dinilainya memang tidak ingin bertarung melawan petinjunya itu. Rahman memilih menghadapi Monte Barrett pada Agustus lalu dan meraih kemenangan meyakinkan untuk menyandang sabuk juara interim sehingga memaksa Klitschko melakukan mandatory fight-nya. Kendati Rahman meminta Klitschko langsung dicopot gelarnya karena penundaaan ini, Jose Sulaiman tidak ingin buru-buru mengabulkan. Paling tidak Klitschko harus memberi penjelasan pada akhir minggu ini tentang diagnosis cedera terakhirnya. ''Anda tak mungkin kehilangan titel karena sedang cedera. Keputusan yang adil untuk semua orang akan tiba pada waktunya,'' terang Sulaiman dilansir BBC. Ia menambahkan, kemungkinan besar Klitschko akan diberi waktu sampai 90 hari ke depan untuk memulihkan kondisinya dan melakoni duel tersebut. Kalau tidak sanggup, maka Rahman bisa mengambil sabuknya. ''Saya berpikir ini mungkin lebih pada aspek psikologis, saya tidak tahu. Itu sebabnya kita harus menunggu hasil pemeriksaan medis. Jika tak bisa bertarung, maka Rahman akan dinyatakan sebagai juara dunia kelas berat.'' (dtc-28) |