Nasional
Rabu, 09 Nopember 2005 : 20.07 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
TNI Ikut Kepung Kelompok Teroris di Malang
Batu, CyberNews. Anggota TNI dari Kodam V/Brawijaya ikut mengamankan lokasi kasus baku tembak di Batu, Malang, namun berada pada lapis kedua.

"Itupun personel Babinsa dan Koramil atau Kodim setempat. Kami tidak menerjunkan tim khusus ke sana karena ini wewenang polisi," kata Kapendam Brawijaya Letkol (CAJ) Bambang Sulistyono,di Surabaya, Rabu (9/11) malam.

Ia mengatakan, tidak benar kalau dikabarkan bahwa Pangdam Mayjen TNI Samsul Mappareppa memimpin operasi pengepungan itu, melainkan hanya meninjau lokasi. Semua proses pengepungan dan penanganan di lokasi itu dilakukan oleh polisi.

Sementara sekitar pukul 18.40 WIB dilaporkan bahwa polisi sudah berhasil menguasai lokasi kejadian, yakni sebuah villa yang sebelumnya sempat terjadi baku tembak. "Informasi yang saya terima, petugas sudah menguasai lokasi, namun saya tidak tahu persis apakah orang yang menghuni villa itu sudah dievakuasi keluar atau belum," kata seorang petugas jaga Polsekta Batu.

Sementara itu, informasi mengenai jumlah penghuni villa yang tewas dalam baku tembak itu masih simpang siur. Informasi lain menyebutkan ada tiga orang, namun walikota Batu, Imam Kabul menyebutkan dua orang.

Bahkan Imam Kabul menyebutkan, satu orang dari orang yang tewas itu mirip dengan Dr Azahari yang saat ini menjadi buronan polisi karena dituduh menjadi otak dari sejumlah kasus pengeboman di tanah air.

( ant/Cn08 )
  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission