logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Nopember 2005 INTERNASIONAL
Line

Anwar Ibrahim Siap Bersaing dalam Pemilu

KUALA LUMPUR - Mantan wakil perdana menteri Malaysia Anwar Ibrahim (58) berencana ambil bagian dalam pemilu. Itu merupakan keikutsertaannya yang pertama kali sejak dia dipenjara enam tahun lalu.

Dia sebelumnya dilarang mencalonkan diri atau beraktivitas dalam partai politik. Namun Selasa kemarin dia mengatakan bahwa dalam bulan ini dia akan mengumumkan pencalonannya yang didukung oleh Parti Islam se-Malaysia (PAS). Partai itu memiliki basis massa kuat di Negara Bagian Kelantan. Dulu, dia berseberangan dengan PAS.

"Ini merupakan pertama kalinya dia berkampanye untuk PAS dalam pemilu," kata Wakil Ketua PAS Nasharudin Mat Isa kepada Reuters. "Ini bakal menjadi persaingan yang keras. Namun kami yakin akan meraih kursi itu."

Anwar dibebaskan dari penjara tahun lalu. Dia mencoba untuk kembali ke arena politik. Namun dia dikucilkan dari UMNO, partai berkuasa, tempat dia dulu beraktivitas. Tak hanya itu, dia juga dilarang berpolitik sampai 2008.

Anwar masih populer di sebagian besar etnis Melayu. Sebagian politikus memandangnya sebagai orang yang dapat menyatukan partai-partai oposisi Malaysia.

Sejauh ini, partai-partai oposisi terpecah menjadi beberapa kubu reformis sekular dan PAS. PAS bercita-cita menjadikan Malaysia sebagai negara Islam.

Analis politik tidak yakin bahwa dia dapat kembali berkuasa melalui jalur partai-partai oposisi. Apalagi, dominasi UMNO masih sangat kuat. Di samping itu, orang masih meragukan kelangsungan hubungan Anwar dengan PAS. Sebab, dia dikenal sebagai muslim moderat, sedangkan PAS berhaluan konservatif.

Ujian Penting

PAS menghadapi batu ujian penting pada pemilu 6 Desember mendatang. Dengan mencalonkan Anwar dan sejumlah kandidat muda seperti Nasharudin, partai itu harus memulihkan dukungan suara. Partai itu mengalami kemunduran pada 2004 lalu. Anwar cuti dari kegiatan mengajarnya di Amerika Serikat untuk membantu PAS.

Partai berhaluan Islam itu berkuasa di Kelantan sejak 1990. PAS unggul dua kursi di Majelis Negara Bagian Kelantan yang beranggotakan 45 orang. Koalisi Barisan Nasional PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi menguasai 21 kursi sisanya.

Pemilihan mendatang merupakan pertarungan yang pertama bagi Abdullah sejak dia menang dalam pemilu awal 2004. Dalam kampanye pemilu 2004, dia berjanji memberantas korupsi dan kronisme.

Kekalahan Barisan Nasional di daerah Pengkalan Pasir membuat PAS unggul tipis di Negara Bagian Kelantan. Hal itu menambah tekanan pada Barisan Nasional untuk memperoleh lebih banyak kemenangan dalam pemilu kali ini.

Pemerintahan Negara Bagian Kelantan dipimpin oleh ulama Nik Aziz Nik Mat (dari PAS). Pemilu itu diumumkan setelah seorang anggota majelis, yang memenangi kursi di Pengkalan Pasir itu, meninggal dunia belum lama ini. (rtr-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA