logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 08 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Taekwondo Incar Emas Kelas Bawah

JAKARTA - Perebutan medali emas dari cabang olahraga taekwondo SEA Games XXIII Manila, 27 November - 5 Desember mendatang, bakal berlangsung ketat dan sengit terutama di kelas-kelas bawah.

''Di kelas bawah inilah rata-rata para taekwondoin memiliki kecepatan dan kekuatan, sehingga peranan pelatih sangat tinggi. Di sinilah diprediksi adu strategi dan taktik bakal mewarnai pertarungan kelas bawah cabang taekwondo SEA Games XXIII ini,'' kata pelatih taekwondo Rizon Oktolibsa di Jakarta, baru-baru ini.

Diakui Rizon, peluang Indonesia untuk meraih medali emas adalah di kelas bawah. ''Memang harapan kita banyak bertumpu di kelas bawah. Namun di situ persaingan sangat ketat,'' ujar dia yang juga pelatih Pengda Taekwondo Jabar itu.

Sebelumnya, PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia) pasang target meraih medali emas dari kelas bawah. Mereka yang diharapkan untuk meraih medali emas SEA Games di antaranya, Francisca Valentin (fin), Rahadewi Neta (fly), Juana Wangsa Putri (bantam) di bagian putri. Adapun di bagian putra bertumpu kepada andalan Satrio Rahandani (fly) dan Derry Darmansyah (bantam). Taekwondoin Indonesia lainnya yang diharapkan mempunyai peluang besar adalah Basuki Nugraha yang akan turun di kelas welter.

Pada SEA Games XXII Vietnam dua tahun silam yang berhasil menyumbangkan medali emas adalah Derry Darmansyah dan Shinta Berliana Heru yang saat ini menjadi pelatih timnas putri.

Menurut Rizon, taekwondoin di kelas bawah rata-rata mengandalkan kecepatan tendangan. Karena itu, tidak mengherankan mereka bertukar tendangan yang begitu cepat dan tidak tercatat oleh wasit, meski sebenarnya menghasilkan angka.

''Wasit hanyalah manusia biasa, sehingga tidak lepas dari kurang cermat dalam pengamatannya. Bukan tidak mungkin malah atlet yang sebenarnya memasukkan tendangan bertubi-tubi hanya satu dua yang dinilai mendapatkan angka. Oleh sebab itu, pelatih yang mendampingi atletnya harus cepat mengatur strategi, misalnya mencetak sedikit angka tetapi tidak memberi kesempatan lawan untuk mencetak angka,'' jelasnya.

Pada SEA Games XXIII Manila kali ini Indonesia akan menurunkan 16 taekwondoin putra dan putri yang didampingi empat pelatih. Mereka adalah Rizon Oktolibsa, Bambang Wijarnako, Agus Sumarno, dan Shinta Berliana Heru serta dibantu pelatih asal Korea Selatan, Park Hun-sun.

Dari empat pelatih timnas SEA Games XXIII nanti, mereka secara bergantian akan mendampingi atletnya saat bertanding. Pelatih juga akan dilengkapi radio komunikasi, guna berkomunikasi dengan rekannya yang menyaksikan jalannya pertandingan dari bangku penonton. ''Sebab, biasanya pengamatan pelatih yang menonton lebih cermat dibandingkan pelatih yang mendampingi atletnya yang berada di sisi lapangan,'' tutur Rizon. (wgm-28v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA