| Selasa, 08 Nopember 2005 | OLAHRAGA |
Barca Melaju, Eto'o Diganggu Teriakan RasisMADRID - Dua klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, terus melaju dalam lanjutan La Liga, Senin dini hari WIB kemarin. Sukses itu membuat keduanya semakin mengancam peringkat pertama Osasuna. Barcelona menang mudah atas Getafe dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1. Hasil ini menempatkan Barca pada posisi kedua dan hanya terpaut dua poin di bawah Osasuna. Samuel Eto'o menggenapkan rekor golnya menjadi 10 ketika dia berhasil membobol gawang Getafe pada saat pertandingan baru berjalan dua menit. Pemain terbaik Afrika itu kemudian memberi umpan pada Ludovic Giuly untuk menyarangkan gol kedua. Namun Eto'o tak mendapat sambutan sportif atas penampilan luar biasanya tersebut. Dia malah disambut teriakan-teriakan berbau rasis yang menyebabkan para pejabat Getafe mengeluarkan suatu permohonan melalui pengeras suara mereka agar fans menghentikan ejekan-ejekan itu. Rasisme memang makin kental di Spanyol. Bukan sekali ini saja seorang pemain berkulit gelap jadi bulan-bulanan penonton. Meski demikian, Eto'o benar-benar seorang olahragawan sejati. Dia tak menanggapi ejekan itu dengan emosional. Striker Kamerun ini bahkan membalas teriakan-teriakan rasis itu dengan permainan cemerlang sepanjang dua kali 45 menit. Gol Motta Thiago Motta membidik gol ketiga klub Catalan itu pada menit ke-71 melalui tendangan bebas. Ini gol pertama Motta pada musim ini setelah sebelumnya lama istirahat lantaran cedera. Namun Getafe melakukan pembalasan satu menit menjelang bubaran. Mariano Pernia, pemain belakang asal Argentina, melepaskan tendangan voli dengan kaki kiri untuk membobol gawang Victor Valdes. Gol Pernia layak dianugerahi goal of the week. Barca sekarang mengemas 22 poin dari 11 partai. Pasukan Frank Rijkaard kian solid selepas tak konsisten di awal musim. Rijkaard pantas bergembira dengan kembali tampilnya playmaker Deco dan permainan Lionel ''Leo'' Messi. Messi yang masuk sebagai pemain pengganti, hampir saja mencetak gol keempat. Sayang, tendangan bintang muda Argentina ini masih bisa dimentahkan kiper Getafe. Pada pertandingan lain, Real Madrid tetap berada di tempat ketiga, satu poin di bawah Barca, menyusul kemenangan 1-0 atas tamunya, Real Zaragoza. Tendangan penalti Roberto Carlos pada menit ke-79 membuat Zaragoza harus pulang dengan tangan hampa. Sebelum gol itu, El Real mendapat hadiah penalti, namun eksekusi Robinho digagalkan kiper Cesar Sanchez. Cesar adalah mantan pemain Los Galacticos. (rtr,A7-31) |