logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 08 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Tinggal Cari Delapan Pemain

PERSIAPAN Persiku Kudus ke Kompetisi Divisi I PSSI telah dilakukan sejak September lalu. Tim kebanggaan Kota Kretek ini kembali ditangani Hanafing. Pasukan Hanafing ditarget promosi ke Divisi Utama.

Apa dan bagaimana wajah Laskar Macan Muria itu, berikut wawancara khusus dengan Manajer Tim Ir HM Tamzil MT. Petikannya:

Saat ini berapa pemain yang sudah diikat?

Yang jelas, beberapa pemain yang tampil di Divisi II lalu telah kami amankan. Sudah 10 pemain yang dikontrak di antaranya Bambang Harsoyo, Agus Santiko, Donny Siregar, Ronald Pietersz dan Suparno. Soal kerangka tim, sudah tak ada masalah.

Melihat target yang dipatok, masih berapa pemain lagi yang dibutuhkan?

Persiku tinggal mencari delapan pemain tambahan. Rinciannya, lima pemain lokal yang sudah jadi plus tiga pemain asing. Mengenai tambahan pemain ini kami harus bergerak cepat. Kalau tidak, kami tinggal dapat pemain-pemain buangan.

Berhasil atau tidaknya perekrutan delapan pemain ini tergantung dari dana APBD. Namun kami yakin dana dari APBD itu bisa direalisasikan.

Sistem Kontrak

Sistem apa yang dipakai dalam perekrutan pemain dan pelatih?

Kami menggunakan sistem kontrak. Kontrak setiap pemain berkisar antara 100 dan 190 juta rupiah. Sementara kontrak pelatih mencapai 125 juta rupiah. Gaji per bulan setiap pemain pun berbeda-beda, dilihat dari kemampuannya. Sementara gaji pelatih adalah 15 juta per bulan.

Dengan kebutuhan dana yang tak sedikit, Anda siap untuk nomboki?

Ya, harus siap dong. Namun kalau dana dari APBD seperti yang kami harapkan, manajemen tim tak perlu cemas. Di luar APBD, kami tentu juga harus mencari dana terobosan.

Suntikan dana dari APBD sangat vital karena sepak bola Indonesia belum bisa dijadikan industri seperti di negara-negara maju. Pemasukan dari karcis jumlahnya lumayan, tapi belum bisa menutup semua kebutuhan.

Menurut Anda, kapan Persiku benar-benar siap tempur?

Kami harapkan pada Januari 2005 tim sudah jadi dan siap berkompetisi. Demi mendukung sasaran itu, Bambang Harsoyo dan kawan-kawan sudah melakukan pemusatan latihan (TC) sejak September lalu. Untuk membuat para pemain selalu bersemangat, kami memanfaatkan Hotel Notosari sebagai mes Bambang Harsoyo cs.

Khusus pemakaian Hotel Notosari, saya keluar kocek sendiri sebesar 175 juta rupiah. Demi Persiku, saya akan habis-habisan. (Edi Indarto-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA