logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 08 Nopember 2005 OLAHRAGA
Line

Sutan Belum Pasti Pandu Latihan Perdana

SEMARANG- Pelatih baru PSIS Semarang, Sutan Harhara direncanakan akan hadir dalam latihan perdana pada 10 November lusa. Namun, mantan pelatih PSMS Medan itu belum tentu langsung terjun menangani Indriyanto Nugroho dkk untuk persiapan menghadapi uji coba lawan timnas U-23 pada 14 November mendatang di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Di Semarang, Sutan hanya akan menandatangani kontrak dengan manajemen.

''Saat latihan perdana nanti Pak Sutan juga akan menandatangani kontrak. Meski resmi jadi pelatih, sepertinya dia belum bisa mendampingi tim ketika uji coba lawan timnas U-23,'' ungkap Wakil Manajer Tim, Setyo Agung Nugroho.

Agung menambahkan, kemungkinan setelah teken kontrak, Sutan akan kembali ke Jakarta untuk mengurus administrasi. Karena itu, latihan perdana nanti akan ditangani oleh asisten pelatih Bonggo Pribadi. Mengingat latihan perdana tersebut sifatnya baru pengembalian kondisi setelah para pemain libur panjang kompetisi dan Lebaran.

''Melihat pengalaman Bonggo saat jadi pemain dan dua tahun jadi asisten pelatih, saya rasa dia mampu menangani latihan perdana,'' katanya. ''Sedangkan saat uji coba, Sutan tetap akan mendampingi tim. Dia akan menyusul dari Jakarta ke Bandung.''

Kontrak Tertutup

Ketika ditanya soal nilai kontrak Sutan, lulusan Fakultas Teknik Sipil Undaris Ungaran itu enggan mengungkapkan. Untuk hal yang satu itu, manajemen dan Sutan memang sudah sepakat untuk tidak mempublikasikannya.

Yang pasti, besar nilai kontrak Sutan masih bisa dijangkau manajemen karena tidak begitu mahal. ''Yang penting Sutan resmi pelatih PSIS. Soal harga kontraknya, kami tidak bisa ngomong,'' tandas ayah dari Hega Bintang Pratama Putra dan Devananda Bulan Aldiza ini.

Sementara itu, untuk menentukan tempat latihan PSIS, manajemen akan melakukan rapat yang direncanakan malam ini. Ada dua alternatif tempat latihan, yaitu Stadion Citarum dan Stadion Jatidiri. Jika Stadion Jatidiri belum direnovasi, maka latihan akan dilaksanakan di tempat tersebut. Namun seandainya Jatidiri benar-benar sudah direnovasi, PSIS akan menggunakan Stadion Citarum.

Stadion Citarum, menurut Agung, mempunyai kelemahan. Permukaan tanahnya bergelombang sehingga kalau jadi menggunakan stadion itu pihaknya akan melakukan perbaikan, setidaknya meratakan permukaan.

"Sebenarnya tanah di Stadion Citarum tidak keras seperti di Jatidiri, namun permukaannya bergelombang. Kami harus melakukan perbaikan permukaan tanah dan pemotongan rumput karena rumputnya terlalu tebal. Namun, penentuannya akan dilakukan dalam rapat besok malam (hari ini-red),'' kata Agung. (H13, knd-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA