logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 08 Nopember 2005 SEMARANG
Line

Tempat Hiburan Pilihan Favorit Libur Lebaran (1)

Gajah di Kalisari, Gajah di Tinjomoyo

Selain bersilaturahmi dengan keluarga, masyarakat Semarang banyak menghabiskan waktu libur Lebaran di sejumlah tempat hiburan dan rekreasi. Sejumlah objek wisata menjadi jujugan pengunjung. Berikut pantauan wartawan Suara Merdeka, Achiar M Permana, Hernandhono, dan Saptono JS, yang dituliskan secara berseri mulai hari ini.

TEMPAT hiburan tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Semarang dalam menghabiskan waktu libur mereka. Lihat saja pada Sabtu (5/11) dan Minggu (6/11), dua tempat hiburan yakni Oriental Circus Indonesia yang digelar di Lapangan Kalisari dan Taman Rekreasi Wonderia dipenuhi pengunjung. Begitu juga Taman Margaraya Tinjomoyo dan Kampung Wisata Taman Lele.

Kepala Bagian Promosi Oriental Circus Indonesia, Ujang Chaniago mengungkapkan, Sabtu (5/11) dan Minggu (6/11), dari sekitar 1.000 kapasitas tempat duduk yang disediakan, 90% di antaranya dipadati penonton. "Tiket yang paling banyak terjual adalah kelas I (Rp 20.000), karena kapasitas tempat duduknya paling banyak yaitu sekitar 40%," ujar Ujang, Senin (7/11).

Tiket lain yang ditawarkan kelas III Rp 10.000, kelas II Rp 15.000, utama Rp 30.000, VIP Rp 40.000, dan VVIP Rp 50.000.

Ujang menjelaskan, ada empat kategori atraksi yang dipertunjukkan, yaitu atraksi satwa (anjing pudel dan burung Ara yang pandai berhitung), atraksi akrobat (akrobat di udara dengan ketinggian 18 meter), sulap (super magic show-mengubah gadis menjadi seekor macan), dan lawak (badut).

"Kami selalu berusaha menampilkan atraksi terbaru, seperti pada Sabtu (5/11), yaitu lompat lingkaran versi Indian. Atraksi itu merupakan gabungan akrobat dan seni tari, dengan mengenakan pakaian Indian," paparnya.

Jumlah satwa yang ditampilkan dalam sirkus tersebut, gajah empat ekor, macan benggala empat ekor, singa (1), simpanse (1), anjing pudel (6), burung Ara (2), dan burung kakatua (1). Senin-Jumat, mereka tampil dua kali dalam sehari, yaitu pukul 18.00 dan 20.00. Sabtu, tampil tiga kali yaitu pukul 14.00, 18.00, dan 22.00. Untuk Minggu dan hari libur, mereka menggelar petunjukan empat kali, yaitu pukul 10.00, 14.00, 18.00, dan 22.00.

Naik Gajah

Aksi yang melibatkan gajah, juga bisa dinikmati di Taman Margaraya Tinjomoyo. Aksi naik gajah merupakan salah satu daya tarik bagi para pengunjung, terutama anak-anak.

Dalam pantauan Suara Merdeka, Minggu (6/11) lalu, sejumlah anak terlihat gembira di atas punggung gajah yang dinaikinya. Mereka dipandu pawang yang menyertai, sementara orang tuanya mengawasi dari kejauhan.

Untuk naik gajah, setiap anak dipungut Rp 5.000. Ongkos itu berlaku kurang lebih untuk 10 menit. Selain itu, beberapa anak juga berpotret di dekat binatang tersebut.

Daya tarik lain di Tinjomoyo adalah naik kuda mini. Untuk bisa jalan-jalan dengan kuda mini, pengunjung cukup menyediakan uang Rp 2.000. Walau kesempatan untuk mengendarai gajah atau kuda itu sangat pendek, tampaknya tidak mengurangi minat anak-anak untuk mencoba.

Kepala Taman Margaraya Tinjomoyo Kusyanto menjelaskan, walaupun koleksi hewan di Tinjomoyo terbatas, tempat ini masih menjadi salah satu tujuan wisata di Semarang pada liburan Lebaran kali ini.

"Selama libur Lebaran, rata-rata jumlah pengunjung mencapai 700 orang per hari. Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah itu mengalami penurunan."

Diperkirakan, penurunan jumlah pengunjung merupakan imbas dari kenaikan harga BBM yang menyebabkan daya beli masyarakat semakin turun. Selain itu, wabah flu burung yang pernah melanda Tinjomoyo hingga ditutup selama 21 hari, juga bisa menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah pengunjung. (37h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA