logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 08 Nopember 2005 BUDAYA
Line

Phil Collins Inginkan Reuni Genesis

TEL AVIV - Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, Phil Collins, menyatakan akan melakukan reuni dengan Genesis, grup band yang telah membesarkan namanya. Komentar itu dia lontarkan menjelang pentas di Israel dalam rangkaian tur terakhirnya. ''Saya terbuka dengan gagasan reuni tersebut,'' kata Collins (54), Minggu (6/11) di Tel Aviv.

''Saya senang bisa kembali duduk di belakang drum dan mengiringi Peter Gabriel menyanyi. Jika reuni itu terlaksana, saya pasti ambil bagian. Jika tidak terlaksana, itu hanya karena ada banyak halangan untuk mewujudkannya,'' tambah dia.

Drumer yang juga eksis sebagai vokalis itu menggelar konser di Jaffa, Tel Aviv, Senin (7/11). Sehari sebelumnya, dia juga mengadakan konser di Lebanon. Dia mengatakan akan mengakhiri rangkaian tur itu dalam waktu dekat agar bisa berkumpul dengan keluarga. Namun dia akan terus membuat rekaman.

Pelantun tembang hits ''Take A Look At Me Now'' dan ''Another Day in Paradise'' itu mengaku tidak takut berada di Israel. Padahal, militan Palestina kerap mengobarkan perlawanan bersenjata di wilayah itu selama lebih dari lima tahun terakhir.

''Saya harap kekerasan seperti ini tidak terjadi lagi. Saya menonton televisi dan merenung, mengapa semua ini terjadi,'' katanya.

Sejumlah grup musik telah mengadakan konser di Israel selama konflik itu berlangsung. Mereka antara lain band rock progresif Jethro Tull, boyband Westlife, dan grup metal Megadeth serta Scorpions. Sementara Madonna membatalkan rencana konsernya di negara tersebut.

Bongkar Pasang

Genesis yang beraliran rock progresif dibentuk pada 1967. Grup itu meraih sukses selama lebih dari 30 tahun di blantika musik dunia. Collins adalah drumer pertama di band itu. Dia mengambil alih posisi vokalis setelah Peter Gabriel hengkang dari Genesis pada 1975.

Collins meninggalkan Genesis pada 1996. Dia berkonsentrasi pada karir solonya, yang menelur hits antara lain ''Against All Odds'' dan ''In the Air Tonight''.

Formasi awal Genesis terdiri atas Tony Banks (kibor), Peter Gabriel (vokal, flute), Mike Rutherford (gitar, bas), Chris Stewart (drums), dan Anthony Phillips (guitar). Formasi ini hanya bertahan dua tahun. Pada 1968 John Silver masuk menggantikan Christ Stewart sebagai penabuh drum, namun setahun kemudian posisinya digantikan John Mayhew hingga 1970.

Posisi drumer grup ini memang paling sering berganti orang hingga masuknya Phil Collins pada 1970 yang sekaligus bertindak sebagai backing vocals. Dia masuk bersama Steve Hackett yang menggantikan Anthony Philips sebagai gitaris.

Formasi yang terdiri atas Tony Banks, Peter Gabriel, Mike Rutherford, Phil Collins dan Steve Hackett dianggap sebagai formasi klasik genesis. Namun, formasi tersebut hanya bertahan hingga 1975 karena Peter Gabriel hengkang.

Namun tak ada personil baru yang menggantikannya. Posisinya sebagai vokalis diambil alih Phil Collins yang merangkap sebagai drumer. Bahkan, ketika Hackett pergi, tiga personil yang tersisa tetap mengibarkan bendera Genesis hingga Phil Collins memutuskan untuk bersolo karier pada 1996. Setelah gonta-ganti personel, Genesis akhirnya bubar pada 1998. Secara keseluruhan formasi band ini telah berubah 12 kali baik untuk kepentingan rekaman studio maupun live show.

Anggota resmi terakhir adalah Ray Wilson sebagai vokalis. Sedangkan musikus lainya yang masuk sebagai additional player untuk konser, mereka antara lain Mick Barnard (gitar, 1970), Brian Eno (1974), Bill Bruford (drum, 1976), Chester Thompson (drum, 1977 - 1992), Daryl Stuermer (gitar, 1978 - 1992), Nick D'Virgilio (drum, 1996 - 1998), Nir Zidhyaku (drum, 1996 - 1998), Anthony Drennan (gitar, bas, 1997 - 1998). (rtr/Benu,B7-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA