logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Oktober 2005 PANTURA
Line

Lalu Lintas Dalam Kota Tersendat

TEGAL-Arus lalu lintas dalam Kota Tegal, Sabtu dan Minggu kemarin sangat padat. Iring-iringan kendaraan roda dua dan empat di beberapa ruas jalan menyebabkan arus tersendat.

Mobil rombongan Wali Kota Adi Winarso yang malam itu mengadakan pemantauan arus mudik kesulitan keluar dari kerumunan kendaraan di seputar Mal Dedy Jaya dan Marina. ''Kok kendaraan bisa menyemut seperti ini ya,'' kat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Sumito SIP.

Kepala Kantor Perhubungan, Pariwisata dan Seni Budaya Edy Pranowo SH MM menambahkan lalu lintas tersendat karena kendaraan dari daerah tetangga seperti Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes serta Pemalang masuk ke Tegal.

Belum lagi kendaraan para pemudik dari Jakarta dan kota besar lainnya. Untuk mengantisipasi kemacetan di dalam kota, di perempatan jalan Maya, kendaraan dari arah barat dilarang masuk ke timur. Ini karena Jl Mayjen Sutoyo dibuat jalan satu arah, atau hanya bisa dilewati kendaraan dari arah timur ke barat.

Hotel

Selain keramaian lalu lintas, tingkat hunian hotel berbintang meningkat. Misalnya, Bahari Inn, Karlita dan lainnya. ''Saya rasa hampir semua hotel di Kota Tegal kini menuai keberuntungan. Jadi tidak hanya yang berbintang saja,'' ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tegal Saunan Rasyid yang juga General manajer Bahari Inn.

Alun-alun juga dipadati oleh banyak pejalan kaki dan kendaraan. ''Alhamdulillah dagangan roti bakar saya belum pukul 22.00 saja sudah habis. Biasanya kan baru habis menjelang sahur,'' tutur Dian Gendut, pemilik Dian Roti Bakar di pojok Alun-alun.(aj-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA