logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Oktober 2005 MURIA
Line

Nasib BOS SD 2 Japan Belum Jelas

KUDUS - Kebakaran yang menimpa gedung SD 2 Japan, Kudus, pada Minggu (16/10) lalu ikut menghanguskan material untuk perawatan gedung, buku pelajaran, dan kebutuhan sekolah lain yang dibeli dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Dana BOS sebesar Rp 18.682.500, yang menjadi jatah SD di Desa Japan RT 8 RW 2 Kecamatan Dawe Kudus itu, telah digunakan Rp 10.000.000.

Menurut Kepala Bidang Perencanaan dan Sarana Prasarana Pendidikan Dinas Pendidikan Kudus, yang juga Manajer PKPS BBM bidang Pendidikan Kabupaten Kudus, Abdul Hamid, belum diketahui dengan pasti nasib dana BOS yang ikut terbakar. ''Tidak ada ketentuan yang mengatur penggantian dana BOS. Kejadian yang menimpa SD 2 Japan sifatnya kasuistik,'' ujarnya.

Pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng untuk menentukan langkah berikut yang akan diambil. Dia tidak dapat memastikan, kapan nasib dana BOS SD 2 Japan diputuskan.

''Kami masih berkonsentrasi pada proses pembelanjaran siswa. Kebakaran tersebut jangan sampai menggangu aktivitas belajar mengajar di kelas,'' katanya.

Proses pembangunan kembali gedung sekolah yang terbakar itu masih pada tahap perencanaan. Dinas Pendidikan Kudus, sambung dia, tengah merancang gambar dan menyusun proposal pembangunan kembali gedung.

Diperkirakan, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan kembali adalah Rp 200 juta. Nilai tersebut sama dengan kerugian yang ditaksir setelah kebakaran. Hamid mengatakan, rencana pembangunan kembali akan dimatangkan setelah Lebaran. (tik-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA