logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Oktober 2005 KEDU & DIY
Line

Puasa di Panti Asuhan Kumuda

KERUKUNANdan toleransi beragama, wajib ditanamkan sejak usia anak-anak dan sebaiknya dimulai dari lingkungan yang kecil. Pola seperti itu, sudah terbentuk di Panti Asuhan (PA) Kumuda Putra-Putri Magelang. Meski delapan dari 142 penghuni PA diberi kebebasan tidak melaksanakan puasa karena nonmuslim, ternyata mereka malahan ikut dan rajin berpuasa.

Fitri Arini, penghuni panti yang beragama Kristen mengaku ikut puasa karena keinginannya sendiri. Demikian pula tujuh teman nonmuslim lainnya.

''Saya juga ikut makan sahur dan berbuka bersama teman-teman panti. Itu sebagai bentuk kerukunan dan toleransi beragama,'' tutur pelajar kelas 2 SMP Kristen 1 Kota Magelang tersebut.

Sebenarnya, tambah Titin Kamalia, pelajar kelas 1 SMP Negeri 4 Kota Magelang, dia dan mayoritas penghuni panti yang beragama Islam tidak keberatan bila Fitri dan tujuh rekannya yang nonmuslim tidak berpuasa.

''Kami memakluminya, karena mereka beragama nasrani. Kenyataannya, mereka dengan keinginannya sendiri malah ingin berpuasa,'' tutur Titin, yang bersama Setyaningsih dan Putri pernah menjadi juara pertama lomba cerdas cermat SD tingkat PA panti se- Jateng.

Kepala PA Kumuda Putra-Putri, Djoko Suranto SH menerangkan, karena beragama nonislam, maka kedelapan penghuni PA itu diizinkan tidak berpuasa. ''Kami juga menyediakan makan pagi dan makan siang untuk mereka. Ternyata, mereka malahan memilih melaksanakan puasa. Alasannya, selain untuk menghormati rekan-rekannya yang beragama Islam melaksanakan ibadah puasa, mereka juga sangat senang bisa makan sahur dan berbuka puasa bersama penghuni lainnya,'' tuturnya.

''Pada Minggu, semua penghuni PA harus melakukan kerja bakti. Hal itu juga merupakan salah satu bentuk ibadah,'' ujar Djoko didampingi Eko Hartono SE, pengasuh lainnya.

Penghuni PA Kumuda Putra-Putri, terdiri atas 65 laki-laki dan 77 perempuan. Berpendidikan di SD 25 anak, SMP/MTs 70 anak, SMA dan SMK 46 anak, dan seorang lagi tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto.

Dengan motto ''Muda Berusaha Masa Depan Sejahtera'', PA itu berusaha agar para anak asuh nantinya berhasil dalam menjalani hidup.(Doddy Ardjono-39a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA