logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Oktober 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Ford Paus Laku Rp 6,8 M

CHICAGO - Mobil satu-satunya mendiang Paus Yohanes Paulus II terjual 680.000 dolar AS (sekitar Rp 6,8 miliar) dalam lelang, Sabtu lalu. Mobil itu jatuh ke tangan John O'Quinn, seorang pengacara sekaligus kolektor mobil asal Houston, AS.

Riwayat lelang mobil Sri Paus itu cukup panjang. Sedan biru muda berpintu empat itu semula dilelang di tempat yang sama 10 tahun lalu. Pembelinya adalah pemilik restoran Jim Rich dengan harga 102.000 dolar AS.

Repotnya, dia kemudian bersengketa dengan ayahnya, Jerome Rich, mengenai utang sebesar 1,7 juta dolar AS. Sengketa itu sampai ke pengadilan. Hakim memutuskan mobil Ford itu harus diberikan kepada Jerome.

Ayah dan anak itu akhirnya berdamai. Mereka sepakat, hasil penjualan Ford Sri Paus itu diserahkan kepada wali amanat yang menangani kepailitan Jim Rich.

Semasa hidupnya, Sri Paus menyopir sendiri Ford Escort itu. Mendiang telah menempuh jarak 96.560 kilometer dengan sedan biru tersebut. Kemudian, Sri Paus menghibahkannya kepada Kruse International pada 1996.(rtr-ben-25)

Ratu Diminta Intervensi

SYDNEY - Ibu seorang warga Australia yang divonis mati di Singapura karena kasus obat terlarang menulis surat permohonan kepada Ratu Elizabeth untuk ikut campur tangan.

Nguyen Tuong Van (25), warga Australia asal Vietnam, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Singapura karena terbukti bersalah menyelundupkan 400 gram heroin. Dia ditangkap di bandara Changi, Singapura, tiga tahun lalu. Permohonan grasi oleh terpidana itu ditolak Mahkamah Agung Singapura.

Ibu Nguyen, Kim Nguyen, masih belum menyerah. Dia menulis surat kepada Ratu Elizabeth untuk campur tangan dalam kasus ini. Pengacara terpidana mati, Julian McMahon mengatakan hal itu Minggu kemarin, seraya menunjukkan fotokopi surat yang ditulis tangan dengan bahasa Vietnam itu.

Surat sepanjang dua halaman itu akan diterjemahkan dan dikirimkan kepada Ratu. Ratu Elizabeth adalah kepala negara Australia.

''Anda dan saya sama-sama menjadi ibu. Anda adalah pimpinan kami. Anda tahu bagaimana kasih ibu. Tolonglah bantu kami dan intervensi vonis itu,'' kata McMahon mengutip isi surat itu. Dia berharap Ratu akan menanggapi permohonan itu.(rtr-gn-25)

Kesetrum Picu Bentrokan

PARIS - Sekelompok pemuda bentrok dengan polisi Paris hanya gara-gara masalah kesetrum listrik. Bentrokan sudah memasuki hari ketiga, Minggu kemarin. Beberapa pemuda melempari polisi dengan batu dan membakar mobil-mobil yang diparkis di kawasan pinggiran kota Paris.

Minggu kemarin, sekelompok pemuda membakar sedikitnya 20 mobil dan melempari polisi dengan batu atau botol-botol minuman. Tidak ada yang cedera baik di pihak pemuda maupun polisi. Polisi mengatakan, sebanyak 15 orang ditangkap dalam kerusuhan itu.

Malam-malam sebelumnya, kawasan Clichy-Sous-Bois dirundung ketegangan semenjak kerusuhan pecah Kamis malam lalu. Asal muasal kerusuhan bermula dari kasus remaja kesetrum. Dua orang remaja tewas kesetrum di stasiun saat hendak kabur dari kejaran polisi yang hendak mengusut kasus pembobolan toko.

Dua remaja yang tewas kesetrum listrik itu adalah Banou (15) dan Ziad (17), diyakini berasal dari Afrika.

Pada Jumat malam, petugas pemadam kebakaran dikerahkan sekitar 40 kali di kawasan permukiman pinggiran Paris. Di kawasan ini, tinggal 28.000 penduduk imigran, sebagian besar dari Afrika. Sekelompok remaja membakar tong-tong sampah dan mobil-mobil yang diparkir. (rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA