| Jumat, 28 Oktober 2005 | SALA |
Pasukan Brimob Jaga Mal dan Pusat KeramaianSOLO - Untuk mengantisipasi gangguan aksi teror, sejumlah mal, pasar, dan pusat keramaian di Solo menjelang dan sesudah Lebaran akan dijaga ketat pasukan Brimob. Pasukan elit kepolisian itu akan ditempatkan sebagai pengamanan terbuka di sejumlah mal, stasiun, terminal, ataupun pusat perdagangan di Kota Bengawan. Selain itu, polisi juga menyiagakan pasukan pengamanan tertutup yang berpakaian sipil untuk meronda beberapa kawasan yang harus dilindungi. "Kami ingin selama Lebaran masyarakat bisa tenang dan penjagaan diperketat," tutur Kapolwil Kombes Abdul Madjid disela Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi di Lapangan Kota Barat, kemarin. Hadir Wali Kota Surakarta Joko Widodo, Danrem 074 Warastratama Kol Inf Tisna Komara, pejabat sipil, ataupun militer. Gelar pasukan diikuti sekitar 700 peserta, di antaranya dari unsur Polri, Kodim, Kopassus, DLLAJ, Pramuka, serta satpam. Kapolwil mengungkapkan, saat ini masih menugaskan tiga unit tim terpisah untuk memburu target yang diduga teroris. "Tim masih berada di lapangan," tuturnya. Menyinggung kondisi jalan raya menjelang Lebaran, masih ada sejumlah jembatan dan ruas jalan di jalur Solo-Yogya dalam taraf perbaikan. Kapolwil meminta para pengendara kendaraan bermotor waspada dan berhati-hati terhadap penyempitan jalan serta kondisi jalan yang rusak. Sejumlah jalan yang rusak itu terdapat di Solo tepatnya Jalan A Yani utara simpang empat Manahan (dalam perbaikan) dan di wilayah Karanganyar jalur Jumapolo-Wonogiri (juga dalam perbaikan). "Untuk tahun ini semua jembatan berfungsi normal, tidak ada yang rusak," tambah Kasubag Lantas Kompol Sabar Supriyanto. Pos Pengaman Selanjutnya Kapolwil menyiagakan petugas, baik yang bertugas di lapangan maupun di kantor, untuk tetap siaga melakukan pengamanan Lebaran. Siaga dilakukan mulai Kamis (kemarin) hingga H+7. Meski demikian, setelah Lebaran nanti, pengamanan tetap diperhatikan. Kemarin Kapolwil meresmikan Pos Komando taktis (Poskotis) di tepi Jalan Raya Solo-Ngawi, tepatnya di Waru Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Pos berukuran 4x7 m itu akan dimanfaatkan untuk membantu kelancaran masyarakat dalam merayakan lebaran. Poskotis itu juga bermanfaat untuk pengamanan dan membantu memperlancar pengaturan lalu lintas di kawasan Kebakkramat. Kapolresta Surakarta AKBP Oneng Subroto mengungkapkan, untuk wilayah Solo dibangun lima pos pengaman ditambah empat pos pengaman pembantu. "Kelima pos pengamanan itu langsung di bawah koordinasi Kapolsekta setempat," jelasnya. Dia menyebutkan, pos pengamanan itu terdapat di Jurug (Polsekta Jebres), Faroka (Laweyan), Gladak (Pasar Kliwon), Gilingan (Banjarsari), dan Singosaren Plaza (Serengan). "Sedangkan empat pos tambahan itu ditempatkan di Stasiun Solo Balapan, Jebres, Purwosari, dan Sriwedari," paparnya. Menurut Oneng, hingga H-7 kemarin, belum tampak lonjakan pemudik yang melewati kota Solo. Lonjakan para pemudik itu besar kemungkinan akan terjadi pada H-5 dan H-4 atau Sabtu dan Minggu. "Pulangnya para pemudik itu tentunya sangat tergantung dari masa libur para karyawan pabrik di kota-kota besar yang mulai menerapkan H-5," jelasnya. Dia memprediksikan, pada tahun ini banyak pemudik yang bakal menggunakan kendaraan roda dua untuk pulang ke rumahnya. (san,nin-16h) |