| Jumat, 28 Oktober 2005 | OLAHRAGA |
Blok Pertahanan Timnas LemahJAKARTA- Program uji coba yang dilakukan tim nasional bola voli putra di China berjalan baik, meski sejauh ini belum mendapatkan hasil maksimal. Sistem blok dan pertahanan tim yang akan diturunkan pada SEA Games XXIII Filipina itu masih belum solid. Asisten pelatih timnas, Gugi Gustaman menjelaskan hasil evaluasi terakhir memperlihatkan di sektor pertahanan skuad Merah Putih belum kuat. Namun kemajuan diperkirakan akan terlihat dalam dua pekan ke depan. "Masih lemah, terutama dalam soal blok dan pertahanan. Mudah-mudahan dalam dua pekan ke depan sudah ada peningkatan, sehingga tim tambah solid. Kalau soal fisik, tidak ada masalah," ungkap Gugi. Cuaca yang sangat dingin dihadapi para pemain dan juga ofisial tim Indonesia sejak tiba di Beijing, Minggu (16/10) lalu. Namun hal itu tidak menjadikan masalah. Para pemain hanya sulit untuk pemanasan. Dalam tiga pertandingan, timnas meraih kemenangan. Melawan Universitas Penerbangan (dua kali tanding), menang dengan skor 4-1 dan 4-1. Selanjutnya, mereka menundukkan Universitas Remin dengan skor 5-0. "Kita memang menang terus, tapi saya kira lawannya kurang bagus, cuma tim universitas. Namun, itu juga menambah jam terbang kami," timpal tosser Loudry Maspaitella. Semua pemain yang dibawa ke China diturunkan dalam pertandingan tersebut. Tim inti dalam pertandingan itu adalah Rudi Santoso (tosser), Rudi Tirtana, Andri Widiatmoko, Mohamad Zainudin, Joni Sugiatno, Joko Murdiyanto, dan libero Risco Herlambang. 12 Pemain Tim Indonesia membawa 12 pemain dalam uji coba ke China. Selain ketujuh pemain itu, tim juga diperkuat Loudry, Aris A Risqon, Brian Alfianto, Andri dan Johan Rachmadi. Setelah di Beijing, tim akan melakukan uji coba di Guangzhou. Di China mereka tinggal selama tiga pekan. Selain tim Indonesia, negara-negara yang akan tampil di SEA Games mendatang juga melakukan berbagai uji coba. Vietnam, Myanmar, dan tuan rumah Filipina juga berlatih di China. Vietnam mencoba kekuatan mereka di Guangxi, Filipina di Shanghai, dan Myanmar berada di Yunan. Myanmar dilatih pelatih asal Jepang yang dua tahun lalu menjabat pelatih tim SEA Games Malaysia. Indonesia, yang dilatih pelatih asal China, Li Qiujiang, diharapkan mempertahankan medali emas yang mereka raih di Vietnam, dua tahun lalu. Pesaing Indonesia di Bacolod datang dari Thailand, Myanmar, dan juga Vietnam. Tuan rumah Filipina pun tidak bisa diremehkan. (D3-40) |