logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Oktober 2005 OLAHRAGA
Line

Pelatda Jangka Panjang Tetap Diandalkan

SEMARANG - Untuk membina atlet-atlet yang akan dipersiapkan menuju PON XVII 2008 di Kaltim, Jateng tetap mengandalkan pembinaan melalui pelatda jangka panjang (PJP).

Sedang perekrutan atlet dari daerah lain hanya sekadar pelengkap. PJP telah terbukti efektif meningkatkan prestasi dan perolehan medali pada PON XVI di Palembang 2004.

Sinyalemen itu dikemukakan Wakil Ketua II KONI Jateng, Soegiyanto KS pada acara buka bersama antara segenap pengurus KONI dan para wartawan di Gedung KONI Jateng, kemarin. "PJP merupakan pengembangan dari PPOP (Program Pembinaan Olahraga Pelajar). Jadi program ini perlu terus dikembangkan karena terbukti efektif, " katanya.

Dikatakan Soegiyanat, kalau selama ini terdapat kekurangan dalam perjalanan pelaksanaan PJP, hal itu merupakan kewajaran. Justru menurutnya, kekurangan merupakan suatu tantangan untuk kemajuan prestasi olahraga sendiri. "PJP tanpa tantangan terasa hambar."

Diakuinya, untuk meraih posisi tiga besar PON bukan pekerjaan mudah. Apalagi daerah-daerah yang menjadi pesaing untuk meraih posisi tiga besar tersebut merupakan daerah kuat, terutama dari segi dana.

Namun dia optimis dengan program pembinaan Jateng melalui PJP ini. "Jateng dari dulu terkenal daerah pencetak atlet potensial Indonesia," tambahnya.

Membeli Atlet

Senada dengan Soegiyanto, Ketua Umum III Bidang Dana KONI Jateng, Bahreizy Ghozali mengatakan bahwa Jateng tetap akan konsisten melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Hal ini dilakukan agar dikenang sebagai daerah pencetak atlet berprestasi. Selain itu, kebersamaan antara pengurus pengda, KONI, dan atlet perlu terus ditingkatkan.

Hal ini bisa memupuk rasa kebanggaan terhadap daerah yang pada giliranya bisa memajukan olahraga di Jateng. Membeli atlet, jika tidak berprestasi malah menimbulkan kekecewaan," kata Ghozali.

Ketua umum KONI, Murdoko mengatakan tekad kuat untuk meraih posisi tiga besar PON 2008 di Kaltim. Di samping memfokuskan pada pembinaan atlet yang saat ini dilakukan melaui PJP dan PPOP, pihaknya akan berupaya merekrut atlet-atlet berpotensi dari luar daerah untuk melengkapi tekad Jateng untuk meraih tiga besar PON tersebut.

"Kami harap rekan-rekan media masa untuk membantu memberikan informasi dan mencegah larinya atlet Jawa Tengah, karena ini bukan semata tugas dari pengurus saja tetapi seluruh masyarakat Jateng," kata Murdoko. (knd-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA