logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Oktober 2005 OLAHRAGA
Line

Capello: Lawan Milan Lebih Penting

ROMA - Pelatih Juventus Fabio Capello tak mau terlalu memikirkan rekor klubnya sebagai tim Seri A Liga Italia yang menang sembilan kali berturut-turut. Bagi Capello, big match melawan AC Milan, Sabtu besok, jauh lebih penting.

Juve membuat rekor baru di Seri A sebagai tim yang mampu meraih sembilan kemenangan tanpa putus setelah mengalahkan Sampdoria 2-0, Kamis dini hari WIB kemarin. Meski sukses ini langsung menjadi pemberitaan utama media, Capello tetap tak mau terlalu memikirkannya.

"Daripada memikirkan rekor, saya lebih suka sepenuhnya fokus untuk pertandingan melawan Milan," ujar pelatih bertangan dingin ini.

I Bianconeri kini mengemas nilai sempurna, 27. Pasukan Capello memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin di atas Milan.

I Rossoneri berambisi menghentikan rekor Juve dalam duel di San Siro.

"Milan bukan tim yang bisa kami kalahkan dengan gampang. Namun kami memiliki keinginan untuk menang dan tim saya sudah menunjukkan sangat mampu melakukannya," tandas Capello.

Pada musim lalu Juve lebih unggul dibanding anak-anak asuhan Carlo Ancelotti. Bermain tanpa gol di Delle Alpi, Alessandro Del Piero cs justru menang di San Siro. Keuntungan moral ini yang dijadikan Juve sebagai modal menuju kandang Milan.

Belum Menyerah

Sementara itu, Pelatih Inter Milan Roberto Mancini belum mau menyerah, kendati anak-anak asuhannya kalah 2-3 dari tamunya, AS Roma.

Inter memang menargetkan gelar juara pada musim ini, namun tekad mereka tak dibarengi dengan penampilan konsisten.

Mancini mengakui, peluang mereka meraih scudetto bakal lebih sulit dari perkiraan. Akan tetapi dia belum mau mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah.

"Akan sangat sulit memenangkan scudetto, tapi menyerah tak pernah masuk dalam agendaku," ungkap Mancini.

Menanggapi kekalahan timnya, dia membenarkan timnya banyak melakukan kesalahan fatal, khususnya pada babak pertama. Dia juga mengkritik kinerja wasit.

"Pada babak pertama kami tampil kacau. Roma mempunyai banyak pemain hebat dan dengan semua ruang gerak yang kami berikan, mereka akhirnya memberi kami hukuman yang setimpal," paparnya.

Walau kecewa dengan performa Ivan Cordoba cs, kredit tersendiri diberikan Mancini pada Adriano yang mencetak dua gol. Gol-gol itu akan berpengaruh positif bagi tim dan Adriano yang sebelumnya terlambat pulang ke San Siro. (rtr,A7,dtc-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA