logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Oktober 2005 OLAHRAGA
Line

Bangku Stadion Utama Gelora Bung Karno Diganti

JAKARTA-Setelah final Copa Dji Sam Soe Piala Indonesia 2005 usai digelar, Stadion Utama Gelora Bung Karno akan ditutup. Stadion tidak boleh digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan apa pun selama berlangsungnya renovasi, kecuali perayaan keagamaan pada Desember mendatang.

Hal itu dikemukakan Sekjen PSSI Nugraha Besoes kepada wartawan di Senayan, kemarin.

Untuk melakukan renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang berdiri sejak 1960 itu, pemerintah telah menyediakan dana sekitar Rp 80 miliar. Renovasi antara lain dilakukan di bagian tempat duduk penonton.

Tadinya dari bahan kayu, diganti dengan tipe individual seat sesuai standar internasional. Ruang ganti pemain juga akan dibuat lebih baik. Tribune khusus tamu kehormatan akan diperbesar.

Jadwal

Hal ini terpaksa harus dilakukan berkaitan dengan persyaratan sebagai tuan rumah Piala Asia 2007, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan memang diwajibkan berbenah diri.

Apalagi pihak Federasi Sepak Bola Asia menunjukkan sinyal tak menyetujui tempat ini digunakan sebagai arena pertarungan bergengsi bertaraf internasional bila keadaannya amsih seperti sekarang.

Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno ini akan membuat stadion itu ditutup hampir sekitar 225 hari.

Namun, untuk waktu dekat tetap dipakai bagi penyelenggaraan final Piala Indonesia dan perayaan Natal.

Acara itu sudah mendapat izin, karena sudah ada kesepakatan awal.

Pihak pengelola sengaja menutup stadion utama dari segala macam kegiatan karena tidak ingin adanya perubahan jadwal sehingga renovasi bisa selesai pada Juni 2006.(wgm-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA