| Jumat, 28 Oktober 2005 | OLAHRAGA |
Mantan Pemain Persid dan Petro MerapatJEPARA- Keinginan manajemen Persijap untuk memboyong mantan gelandang Petrokimia Putra Gresik Wahyu ''Zidane'' Wahab dan mantan bek sayap kanan Persid Jember M Sholeh terbuka lebar, menyusul sinyal posistif dari kedua pemain tersebut. Bahkan manajemen tim menginformasikan deal nilai kontrak dan gaji M Sholeh mendekati kesepakatan. Sekretaris Dharmadi yang menjadi anggota tim pemburu pemain menyatakan, Sholeh rencananya datang ke Jepara hari ini untuk membahas lebih lanjut negosiasi akhir. Sedangkan Wahyu baru akan ke Jepara dua hari kemudian. ''Itu informasi dari dua pemain tersebut kepada kami, setelah kami melakukan pembicaraan awal lewat telepon'' katanya, kemarin. Kemunculan Wahyu relatif menggembirakan manajemen ''Laskar Kalinyamat'', karena pemain kelahiran Nangroe Aceh Darussalam ini sempat ''menghilang'' sejak klub yang diperkuatnya musim 2005 lalu, Petro, terdegradasi ke Divisi I. Sebenarnya pihaknya menghadapi tantangan serius untuk bisa membawa bintang lapangan tengah tim berjuluk Kebo Giras ini ke Stadion Kamal Djunaidi. Dua klub Jawa Timur, yaitu Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo juga sama-sama berkeinginan merekrut pemain berusia 25 tahun tersebut. Bahkan kabar terakhir yang diterima manajemen, Wahyu juga dibidik PSM Makassar. ''Hanya, peluang kami lebih terbuka, setelah pemain ini menyatakan akan ke Jepara,'' jelas Dharmadi. Kualitas Kkehadiran M Sholeh diharapkan bisa mengisi kekuatan sayap kanan Persijap yang musim lalu lemah. Karena saat ini manajemen sudah mulai memikirkan bagaimana menyusun kerangka tim dengan kualitas lebih baik dari musim lalu. Sebelum bermain di Persid, pemain kelahiran Jember ini pernah memperkuat Persema Malang. Kontras dengan tanda-tanda positif bergabungnya dua pemain tersebut, dua pemain buruan lainnya justru ''menjauh''. Mereka adalah bek sayap kiri Rofiq, yang menjadi rekan M Sholeh di Persid musim lalu. Pemain ini dikabarkan telah memilih berlabuh bersama Persiba Balikpapan. Ia dibawa mantan pelatih Persid Riono Asnan yang musim kompetisi 2006 dipercaya menangani Persiba. Riono memenangkan persaingan bursa pelatih di Kota Selicin Minyak itu setelah menyingkirkan kandidat lainnya, yaitu M Basri (mantan pelatih PSM), Juan Paez (mantan pelatih Pupuk Kaltim Bontang) dan Yudhi Suryata. Pemain yang hampir pasti gagal direkrut adalah mantan penyerang Pelita Krakatau Steel Cilegon Ilham Burhanudin. Pemain kelahiran Makassar ini diburu Persijap paling awal, namun pada akhirnya meminta kontrak dan gaji sangat tinggi, hingga Persijap terkesan angkat tangan. Kabar terbaru lainnya, saat ini Persijap membidik tiga pemain kelahiran Batam, yang semuanya berposisi sebagai pemain bek sayap. Pelatih Rudy William Keeltjes menyebut satu nama, yaitu Yance Manusiwa. Di Batam, Yance dibesut oleh Jessie Mustamu, pelatih yang saat menjadi pemain pernah membela Niac Mitra Surabaya dan BPD Jateng di era Galatama. ''Tapi ini masih sangat awal,'' ujar Keeltjes yang menyerahkan sepenuhnya proses negosiasi kepada manajemen tim. (H15-22) |