logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Oktober 2005 SEMARANG
Line

Pria Lebih Rentan Sakit Jiwa

PRIA ternyata lebih rentan terhadap gangguan jiwa dibandingkan dengan wanita. Tak heran, rumah sakit jiwa menyediakan tempat tidur lebih banyak bagi kaum Adam. Emosi pria yang lebih labil, menjadikan mereka mudah terkena stres dan tak jarang berakhir depresi.

"Perbandingannya bisa mencapai 60:40. Di rumah sakit ini pun, pasien pria jauh lebih banyak daripada wanita," jelas Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Amino Gondohutomo Semarang dokter Izzudin SD SpKJ.

Psikiater kelahiran Pekalongan, 52 tahun lalu itu, sudah bekerja di RSJD sejak 1995. Sebelumnya, Izzudin menjadi dokter puskesmas di Probolinggo, Jatim, dan pernah bertugas di RSJ Ambon, Maluku. Jabatan direktur diemban alumnus FK Undip 1980 itu mulai dua tahun lalu. Akhir-akhir ini, lembaga kesehatan yang dipimpinnya sering disorot media massa seiring meningkatnya jumlah pasien.

Sejumlah media lokal dan nasional yang mengangkat isu tersebut, mengaitkannya dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Tidak dipungkiri, papar ayah tiga anak ini, jumlah pasien memang melonjak pascakenaikan harga BBM, awal Oktober lalu. Hal itu tak terlampau mengherankan, mengingat kesulitan ekonomi merupakan salah satu faktor penyebab gangguan jiwa.

"Harus diakui, mereka yang dirawat di RSJD mayoritas golongan ekonomi menengah ke bawah. Menurut survei, kebanyakan pasien memang berasal dari keluarga miskin (gakin),'' ujarnya.

Fasilitas pelayanan gratis bagi gakin di RSJD pun selalu penuh sejak 2004 lalu, meski telah ditambah kapasitasnya. Suami dari Rahayu (44) ini kemudian menuturkan kiat-kiat khusus untuk mencegah gangguan jiwa. Menurut dia, membangun komunikasi dengan lingkungan sekitar sangat penting agar sakit tak mudah datang. (Abduh Imanulhaq-37m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA