logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Oktober 2005 EKONOMI
Line

Kapasitas SMS Flexi Ditambah

  • Satelit Telkom Diluncurkan 10 November

SEMARANG-PT Telkom menambah kapasitas Short Message Services (SMS) Flexi dua kali lipat untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan telepon CDMA tersebut pada Lebaran tahun ini. Penambahan tersebut diharapkan akan mengurangi terjadinya hambatan baik saat berkirim SMS maupun berkomunikasi.

''Biasanya puncak pengiriman SMS atau komunikasi menggunakan telepon Flexi ini terjadi pada hari pertama dan hari kedua Idul Fitri. Dan untuk wilayah Jateng dan DIY kami perkirakan tidak ada masalah,'' ungkap Sudjatmiko Public Relation PT Telkom Divre IV, kemarin.

Ia menyebutkan pada hari raya tersebut lalu lintas SMS diperkirakan Flexi akan naik hingga 10% dari hari normal. Pada hari biasa traffic rata-rata 3 ribu SMS per menit, sementara pada Lebaran nanti diperkirakan mencapai 6 ribu SMS lebih.

''Wilayah Jateng akan menjadi daerah transit yang cukup banyak dilewati pemudik. Untuk SMS Flexi juga akan mendapat diskon 26%,'' tandas pria ramah ini.

Sementara itu, menyambut Idul Fitri tahun ini, Telkom Dirve IV juga menggelar posko di 26 titik jalur mudik diantaranya di jalur pantura 8 pos, jalur tengah 5 pos dan jalur selatan 5 pos. Di posko ini, pemudik akan mendapat fasilitas telepon lokal gratis, wartel temporer sampai takjil buka puasa. ''Ini merupakan bagian dari corporate citizenship perusahaan yang diambil dari sebagian keuntungan perusahaan,'' jelasnya.

Program lainya adalah bulan amal percakapan SLJJ, dimana pada H-2 hingga H+2 setiap transaksi percakapan disisihkan Rp 50 untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.

Satelit Telkom

Sementara itu, satelit Telkom-2 akhirnya diluncurkan pada November di Kourou, Guyana, Perancis. ''Peluncuran akan dilakukan pada 9 November waktu setempat atau 10 November pagi hari waktu Indonesia,'' kata Wakil Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Garuda Sugardo.

Telkom-2 menggantikan satelit Palapa B4 yang telah habis masa operasinya tahun lalu. Seharusnya satelit tersebut telah diluncurkan sejak April 2005. Namun karena berbagai kendala teknis peluncuran tertunda.

Satelit Telkom-2 akan beredar pada orbit 118 BT di atas tanah air dengan kapasitas 24 transponder. Dengan bobot 1.975 kilogram, Telkom-2 akan beroperasi selama 15 tahun. (H10, bn,G2-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA