| Jumat, 28 Oktober 2005 | BANYUMAS |
Dapat Subsidi, Memborong di Pasar Murah''MAS inyong didiseke kiye, anake rewel (Mas, dahulukan saya ya. Anak saya rewel,'' pinta Sinah (45), warga Gunung Wetan, Kecamatan Jatilawang, kepada seorang petugas pembagi paket pangan di pasar murah. Acara di lapangan Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, itu diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Banyumas, kemarin. Dia berdesak-desakan dengan ribuan warga lain untuk mendapatkan paket murah Rp 7.500. Paket itu berisi minyak goreng, beras, gula pasir, dan mi. Sebelum acara dibuka sekitar pukul 10.00, warga Desa Pekuncen, Gunung Wetan, dan Karanglewas sudah memadati lapangan desa yang becek. Begitu dibuka mereka pun menyerbu temnpat penukaran kupon dan stan lain yang dibuka para pengusaha Purwokerto dan organisasi sosial kemasyarakatan. Mereka kebanyakan para ibu dan wanita lanjut usia. Sebagian bahkan membawa anak-anak. Yang membawa uang pas-pasan membeli paket pangan, sedangkan yang relatif beruang memborong barang lain. ''Mumpung ada barang murah. Di pasar kan lebih mahal,'' ujar Warti (50), warga Pekuncen. Persiapan Lebaran Beberapa hari lalu dia menerima uang subsidi bahan bakar minyak Rp 300.000. Dia tak tergesa mamakai uang itu karena mendengar kabar bakal ada pasar murah. Karena itu sekali borong dia menghabiskan Rp 175.000. ''Sisanya untuk persiapan merayakan Lebaran,'' katanya. Sebagian besar warga miskin di ketiga desa itu memang memperoleh subsidi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak. Mereka pun membeli di pasar murah karena pakaian, kelontong, dan aneka makanan ringan telah tersedia. Hiswana Migas juga menyediakan minyak tanah satu tangki atau 5.000 l. Penyediaan barang kebutuhan pokok juga didukung pengusaha yang tergabung dalam Apindo. Paket Lebaran itu hanya dijual Rp 7.500. Padahal, satu paket terdiri atas 2 kg beras seharga Rp 6.000, minyak goreng Rp 2.625/l, empat bungkus mi Rp 2.600, dan gula pasir Rp 5.000. Tak mengherankan jika ribuan warga pun rela berdesakan agar tak kegilangan kesempatan membeli. (Agus Wahyudi-53) |