SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Jumat, 21 Oktober 2005

BANJARNEGARA - Warga miskin Desa Pasurenan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, yang tak memperoleh subsidi itu menuntut Sekretaris Desa (Sekdes) Fadil Fauzi mengundurkan diri.

 

PURBALINGGA- Puluhan wanita memadati Balai Desa Lumpang, Kecamatan Karanganyar. Mereka protes karena ada warga tidak miskin terdaftar sebagai penerima kartu kompensasi bahan bakar minyak. Mereka menilai 17 dari 196 orang itu tidak layak menerima subsidi.

KIAI, menurut pengertian warga Kalitanjung, berbeda dari kiai dalam agama Islam. Mereka pemuka adatyang berkewajiban melindungi, melestarikan, dan melaksanaan adat istiadat. Saat menjalankan tugas kiai berbeskap hitam dengan kain batik hitam serta ikat kepala. Semetara itu, nyai memakai kebaya dan kain batik hitam dan selendang putih.

CILACAP- Para anggota DPRD periode 1999-2004 akan mengajukan gugatan class action kepada Bupati Probo Yulastoro sebagai tergugat I dan Ketua DPRD H Fran Lukman sebagai tergugat II. Gugatan itu berkait dengan penerbitan surat Bupati kepada Ketua DPRD berisi imbauan agar para mantan wakil rakyat itu segera mengembalikan uang .

PURBALINGGA- Kepergok hendak mencuri sepeda motor di Pasar Hewan Purbalingga, Hasim (56) warga Jalan Mangli RT 1 RW 4 Wonosobo nyaris tewas dihajar massa, kemarin. Massa geregetan karena beberapa bulan terakhir ini sudah hampir 10 kali terjadi pencurian motor.

PURWOKERTO-Suyono (40), warga Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, mengadu ke sekretariat PWI Perwakilan Banyumas, Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto. ''Uang subsidi saya dipotong Rp 50.000,'' katanya, kemarin.

PURWOKERTO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menolak usulan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Jenderal Soedirman, Purwokerto, untuk mengadakan pasar tiban di Jalan DI Panjaitan, perempatan Pasar Wage ke selatan.

 

PURWOKERTO-Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima Jenderal Soedirman Afandi Putra Sikumbang menjamin bisa menata rapi pasar tiban di Jalan Panjaitan. ''Bila perlu bikin perjanjian di atas segel biar berkekuatan hukum. Jika kami melanggar ditegur atau dikenai sanksi, misalnya tahun depan tak ada lagi pasar tiban,''

 

PURWOKERTO- Warga masyarakat sejak kemarin menyerbu Bank Indonesia (BI) Purwokerto untuk menukarkan uang pecahan Rp 1.000 dan Rp 5.000 guna menghadapi Lebaran. BI pun menerapkan sistem antre secara ketat. ''Kami melayani penukaran uang pada hari Senin-Kamis pukul 08.00-12.00,'' kata Pemimpin BI Purwokerto Mochtari, kemarin.

USAI shalat asar berjamaah, ratusan anak perempuan yang masih bermukena tak beranjak dari mesjid. Mereka duduk bersila sambil memegang Alquran. Mereka adalah para santri Pesantren Raudlatul Quran, Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

 

PURWOKERTO-Operasi pasar (OP) gula pasir di Banyumas segara digelar di lima wilayah yang memiliki pasar besar, yaitu Wangon, Ajibarang, Purwokerto, Sokaraja, dan Sumpiuh. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hedi Oromanu menyatakan operasi pasar dilaksanakan setelah harga gula pasir melambung di pasaran.

PURWOKERTO-Manajemen Barlingmascakeb, kemarin, mengadakan rapat rutin yang diikuti bupati, ketua DPRD, serta kepala dinas dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen. Dalam rapat di aula Bank Indonesia (BI) Purwokerto itu dipaparkan tentang kondisi moneter nasional dan lokal Banyumas.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA