| Jumat, 21 Oktober 2005 | SALA |
Target PAD 2006 Rp 90 MBALAI KOTA - Wali Kota Surakarta Joko Widodo meminta semua unit kerja di jajaran Pemkot bisa menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) hingga 50% dari PAD 2005. Dengan target PAD tahun ini Rp 62,4 miliar, dia berharap, perolehan PAD 2006 bisa mencapai Rp 90 miliar. "Saya optimistis, target kenaikan 50% dari PAD tahun ini tercapai. Saya menginstruksikan semua unit kerja untuk meningkatkan penerimaan," ujarnya, kemarin. Namun target sebesar itu, menurut pandangan Plh Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Budhi Suharto SH MSi, sulit direalisasi. Sesuai dengan data potensi, kenaikan PAD 2006 diprediksi 20-30% dari tahun ini. "Memang tidak menutup kemungkinan bisa menaikkan hingga 50% tapi melihat data potensi, antara lain penambahan wajib pajak dan wajib retribusi termasuk penggarapan lost potention, angka realistis kenaikannya 20-30%," paparnya. Untuk mencapai target PAD, ujar dia, perlu strategi. Antara lain peningkatan kapasitas administrasi perpajakan dan retribusi yang meliputi sistem, prosedur, dan personalia. Selain itu, penguatan jejaring koordinasi inter dan antarwajib pajak/retribusi termasuk melalui paguyuban dan organisasi yang menaungi wajib pajak dan retribusi. "Perlu pula peningkatan kualitas penegakan peraturan daerah (perda). Dispenda misalnya, selama ini telah memanfaatkan tim yustisia untuk memperingatkan dan menindak para wajib pajak dan retribusi yang mangkir dari kewajibannya," ungkapnya. Sementara itu, hingga September dari target PAD Rp 62,4 miliar, jumlah yang bisa direalisasi Rp 49,8 miliar atau 77% dari total target hingga akhir tahun ini. "Dilihat dari perolehan hingga September, jika dipersentase memang perolehan sedikitnya 74,7% dari total PAD. Dengan demikian, kami yakin target bisa terpenuhi hingga akhir tahun," tegas Wali Kota. (G13-27j) |