logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 21 Oktober 2005 SEMARANG
Line

Mayat Supriadi Ditemukan

SEMARANG- Satu dari dua jenazah pemancing yang tenggelam terseret ombak di kolam perairan Pelabuhan Tanjung Emas, akhirnya ditemukan terapung di sekitar kolam perairan pelabuhan tersebut, Rabu (19/10).

Mayat itu teridentifikasi bernama Supriadi, warga Peterongan Kobong, Semarang Selatan dan dibawa ke rumah duka. Nasib Jumadi, rekan Supriadi, yang juga warga Peterongan Kobong, hingga kemarin belum ditemukan keberadaannya. Tim SAR hingga kemarin masih melakukan pencarian di sekitar pelabuhan. Seperti diberitakan (SM, 19/10), dua orang pemancing tewas tenggelam di perairan kolam Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (18/10).

Menurut seorang saksi, Didit (33), warga Tlogosari, penemuan mayat itu terjadi secara tidak sengaja. Seorang nelayan, Paryamin (40), warga Tambaklorok yang sedang melaut tiba-tiba melihat seonggok benda yang dikira tumpukan sampah. Namun setelah perahunya mendekati onggokan itu, ternyata sesosok mayat.

Paryamin lalu kembali ke kampung Tambaklorok untuk memberitahukan temuannya itu kepada sejumlah nelayan lain. Mereka lalu berangkat menuju ke lokasi ditemukannya mayat tersebut. Mayat Supriadi dievakuasi ke sebuah posko warga Tambaklorok.

Temuan itu didengar rekan korban, yakni Amin yang setiap hari melakukan pencarian bersama nelayan sekitar. Amin yang datang ke lokasi meyakini bahwa mayat tersebut adalah Supriadi. Jenazahnya kemudian di bawa pulang ke rumah duka menggunakan mobil pikap milik warga sekitar. (G5-56s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA