logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 21 Oktober 2005 SEMARANG
Line

Terboyo Tak Diperbaiki sebelum Lebaran

SEMARANG - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tidak bisa mengambil langkah konkret untuk memperbaiki Terminal Terboyo sebelum Tim Evaluasi Provinsi terhadap APBD Perubahan menyelesaikan tugasnya.

Hingga Kamis (20/10), persetujuan Gubernur Mardiyanto terhadap APBD Perubahan belum turun. Padahal, anggaran Rp 1,25 miliar untuk perbaikan Terboyo termasuk dalam APBD Perubahan itu.

Demikian disampaikan Kepala DPU Kota Ir Achmad Kadarisman menanggapi desakan berbagai pihak untuk segera memperbaiki Terminal Terboyo dalam usaha mengantisipasi ledakan arus mudik dan balik Lebaran. Menurut keterangan dia, pihaknya ingin segera memperbaiki terminal itu sebelum arus mudik tiba.

''Dalam pertemuan dengan tim evaluasi siang tadi (kemarin-Red), saya meminta agar diperbolehkan mengambil langkah untuk memperbaiki Terminal Terboyo. Namun sebelum hasil evaluasi diumumkan, menurut tim evaluasi, seluruh proyek tidak boleh dilaksanakan,'' papar dia.

Dia mengemukakan, dari hasil sementara evaluasi APBD Perubahan tidak ada persoalan yang berkaitan dengan DPU. Melihat hasil itu, DPU minta diperbolehkan melangkah mendahului persetujuan Gubernur. ''Kalau boleh, besok (hari ini-Red) saya akan langsung buka pengumuman lelang. Dengan begitu, pekerjaan perbaikan Terminal Terboyo bisa dikebut,'' ujarnya.

Kadarisman pesimistis, perbaikan bisa diselesaikan sebelum Lebaran. Sebab, pihaknya perlu waktu 35 hari untuk mengumumkan lelang pekerjaan perbaikan terminal itu sebelum pemenang tender diketahui. Belum lagi waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan proyek tersebut.

''Kalaupun dikebut, paling tidak perlu waktu tiga minggu. Pengerjaannya sebetulnya tidak terlalu lama asal alat-alat beratnya sudah siap,'' tandasnya.

Terminal Mangkang

Dia mengungkapkan, pelaksanaan pekerjaan di Terminal Terboyo memerlukan alat-alat berat dengan spesifikasi yang prima. Itu perlu untuk mengejar kualitas pengerjaan. Jika tidak, hasil pekerjaan itu tidak akan bisa bertahan lama.

YMT Kepala Dinas Perhubungan Kota Drs Arief Moelia Edhie belum bisa memastikan pembangunan jalan lingkar di belakang Terminal Terboyo. Akses masuk yang terhubung dengan Kawasan Industri Terboyo itu sedianya akan diperbaiki agar bisa dilalui bus dari timur.

Namun hingga kemarin, dia belum bisa memastikan pihak ketiga yang akan digandeng Dishub untuk memperbaiki jalan tanah tersebut. ''Mungkin dalam dua tiga hari ini sudah ada komitmen dari pihak ketiga. Kami sedang merumuskan kompensasi atas kerja sama tersebut,'' ungkapnya.

Dishub memperkirakan, biaya perbaikan jalan lingkar akan membengkak dari perkiraan semula Rp 90 juta menjadi sekitar Rp 300 juta. Apabila perbaikan Terminal Terboyo belum bisa dilaksanakan menjelang puncak arus mudik Lebaran, Dishub akan mempersiapkan Terminal Mangkang sebagai pemecah beban.

Terminal tipe C yang terletak di dekat perbatasan Semarang-Kendal itu untuk bus dan motor dari barat Kota Semarang. ''Penumpang dari barat bisa turun di Mangkang, kemudian berganti bus kota. Terminal Mangkang juga direncanakan bisa untuk tempat istirahat pemudik bermotor terutama saat arus lalu lintas di dalam kota padat,'' papar Arief.

Dia mengungkapkan, Dishub akan menambah fasilitas terminal itu seperti memasang lampu penerangan dan menambah rambu-rambu lalu lintas. Meski penerangan jalan di ruas jalan arteri primer Semarang-Kendal menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, Dishub akan ikut berpartisipasi. (H9,H5-18j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA