SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Senin, 17 Oktober 2005

XIANGHE-Kelompok 20 negara industri dan berkembang (G-20) menyerukan untuk menstabilkan harga minyak serta pasokan energi. Seruan itu disampaikan pada pertemuan dua hari di Xianghe, China yang dimulai Sabtu.

JAKARTA-Dampak instabilitas kondisi makroekonomi terhadap potensi macet industri kartu kredit dinilai belum terlihat saat ini. Pasalnya, dampaknya baru akan terlihat setelah enam bulan kebijakan berlaku.

SEMARANG-Dengan lampu hemat energi produk paling baru jenis Tornado, kini Fhilips Lighting semakin memantapkan diri sebagai market leader industri lampu di Indonesia. Sebelumnya juga sudah dikenal listrik hemat energi Essential dan Essential Genie.

JAKARTA-Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) 13 Oktober, jumlah cadangan devisa 32,6 miliar dolar AS. Jumlah itu meningkat 2,282 miliar dolar AS dari jumlah cadangan devisa pada minggu terakhir September sebesar 30,318 miliar dolar AS.

GAUNG mode busana terus menyeruak kalbu umat muslim di Tanah Air. Kini hampir seluruh lapisan umat Nabi Muhammad SAW, mulai dari kalangan bawah sampai selebritis, sedang ''gandrung'' pada busana muslim.

YOGYAKARTA -Meski harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan, namun tidak menyurutkan pengembang untuk penanamkan modalnya di kawasan Kota Pelajar. Karena daerah ini memang mempunyai prospek yang cukup bagus khususnya bisnis dibidang perumahan.

SEMARANG-Meski kondisi ekonomi terpuruk, pembangunan rumah tipe besar 70 meter persegi di Jateng mengalami peningkatan sampai 26,88% pada triwulan III tahun 2005.

SEMARANG-Kenaikan harga BBM yang diikuti melonjaknya harga kebutuhan lain menjadikan daya beli masyarakat semakin melemah. Karena itu, tidak heran "Bazar Rakyat Lawangsewu BUMN Peduli" (14-16 Oktober 2005) begitu diminati masyarakat.

JAKARTA-Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang menghadapi liburan Lebaran 2005, Garuda mulai 28 Oktober - 13 November 2005 akan menambah kapasitas sebanyak 29.550 kursi pada 11 rute penerbangan, yakni 7 rute domestik (15.702 kursi) dan 4 rute internasional (13.848 kursi).

SEMARANG-Peluang pengembangan produksi beras organik di tanah air masih terbuka lebar. Pasalnya, produksi beras itu belum mampu mengimbangi permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan signifikan.  Menurut Ketua Koperasi Tani Agung Junaidi -pengembang beras organik di Denggungan Banyudono Boyolali- sedikitnya volume produksi ini, disebabkan areal pertanian masih terbatas.

JAKARTA-Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) hendaknya tidak terlalu tinggi. Pasalnya bila terlalu tinggi, dikhawatirkan banyak industri yang tutup, karena tidak mampu membayar UMP, yang akan berdampak terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). Permintaan itu dikemukakan Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja Sabtu akhir pekan lalu. Untuk itu, pihaknya berjanji akan membahas masalah itu. Jadi diharapkan setidaknya dalam waktu tiga bulan ke depan, tidak ada PHK lagi.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA