SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Senin, 17 Oktober 2005

BANJARNEGARA - Warga Desa Sinduaji, Kecamatan Pandanarum, yang terkena tanah longsor meminta dipindah ke daerah aman. Mereka enggan kembali itu karena khawatir terus terancam longsor. Mereka sebagian adalah warga Dusun Curugmuncar dan Krinjing.

CILACAP- Warga Desa Mekarsari dan Mulyasari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, meminta di Sungai Cikawung segera dibangun jembatan berkerangka baja. Mereka menyampaikan permintaan itu ke DPRD dan pemerintah dengan alasan mempermudah transportasi.

BANJARNEGARA - Penyelidikan kasus penggelapan bilik suara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) berlanjut. Setelah menahan dua staf yang bertanggung jawab atas gudang, kini polisi menahan dua pegawai tidak tetap lembaga itu., yakni Besar Pamuji dan Agus Saptono.

PURWOKERTO- Kasus pemerkosaan di Kabupaten Banyumas cenderung meningkat. Namun pemerintah dan DPRD kurang memperhatikan pencegahan dan rehabilitasi korban.

PURBALINGGA- Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (DKKS) mengimbau masyarakat tetap mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD).

PURWOKERTO- Menjelang penyerahan terminal bus baru terjadi perbedaan pandangan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD.

PURBALINGGA- Setelah harga bahan bakar minyak naik, ada usulan tarif angkutan naik dari Rp 1.400 menjadi Rp 2.000 untuk penumpang umum dan Rp 1.000 untuk pelajar. Adapun tarif untuk buruh pabrik Rp 1.500. Usulan itu sudah disetujui dalam rapat Organda, DPRD, Satuan Lalu Lintas, Paguyuban Angkutan Kota, dan Dinas Perhubungan dan Pariwisata.

TARAWIH keliling (tarling) dimanfaatkan para pejabat Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk berbicara dari hati ke hati dengan masyarakat. Pokok pembicaraan pun tak cuma agama. Di Masjid At Taqwa, Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Ba-nyumas, Jumat (14/10), misalnya, sebelum shalat tarawih Wakil Bupati Imam Durori membahas subsidi bahan bakar minyak.

PURWOKERTO- Ratusan kartu kompensasi bahan bakar minyak di Kabupaten Banyumas didrop. Sebab, penerima dinilai tak layak menerima dana subsidi. Hingga kemarin siang, 726 kartu tak jadi diberikan.

PURWOKERTO- Empat puluh empat siswa dari 12 SMA/SMK di Kabupaten Banyumas, Sabtu (15/10), terjaring razia tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pendidikan, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA