logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Oktober 2005 PANTURA
Line

lintas pantura

Tenda Peduli Lansia

BATANG - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batang bekerja sama dengan PMI dan Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI), hari ini akan mendirikan tenda peduli lansia di alun-alun. Kegiatan itu untuk menunjukkan kepedulian terhadap warga miskin yang akan mencairkan dana subsidi langsung tunai (STL) kompensasi BBM. "Kami menyediakan tenda untuk berteduh dengan fasilitas 100 kursi. Selain itu, juga ada ambulans dengan paramedisnya. Ini sebagai wujud kepedulian kami, mengingat Kantor Pos hanya membayarkan uang," ujar Ketua Kadin, Farid Asror. (ar-52n)

Tris Sumardi Kajari Pekalongan

PEKALONGAN - Kajari Pekalongan Agoes Djaya SH akan menyerahkan jabatannya kepada pejabat baru, Tris Sumardi SH, dalam acara serah terima jabatan dan lepas sambut yang akan berlangsung di ruang sidang sekretariat, Selasa (18/10) jam 09.30. Menurut Sekda Sri Nurdiyah Kasbollah, acara lepas sambut itu akan dihadiri pejabat teras di Pemkot. (A15-52n)

Tasyakuran Rumah Singgah Anak Jalanan

PEMALANG - Rumah singgah anak jalanan Al Ikhlas Pemalang diresmikan dalam bentuk tasyakuran oleh Kepala Kantor Kesejahteraan Sosial (Kesos) H Istianto SH baru-baru ini. Sebanyak 65 anak jalanan yang biasa mengais rezeki di terminal seperti pengamen, penyemir sepatu, dan pembersih bus datang dalam acara itu.

Tasyakuran diisi ceramah agama oleh pembina mereka, Dra Amiroh. Menurut Istianto, pihaknya secara rutin memberikan bantuan pada rumah singgah itu setiap tahun. Besarnya bervariasi, antara lain digunakan untuk menyewa rumah yang dijadikan sebagai tempat singgah. Sebab, Pemkab belum dapat membangunkan rumah singgah secara permanen. (sf-19n)

Bazar dan Pengobatan Gratis

TEGAL- Alumni SMA 1 Tegal kemarin menggelar bazar dan pengobatan gratis. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka reuni akbar III sekolah itu menyediakan 1.000 paket bahan pokok. Paket seharga Rp 15.000 itu dijual dengan harga Rp 10.000. Wali Kota Tegal, Adi Winarso yang juga alumnus sekolah itu mengatakan, paket sembako diprioritaskan bagi keluarga tidak mampu. "Pembelian paket dengan menggunakan kupon yang telah dibagikan sebelumnya kepada warga, dengan jumlah di masing-masing kecamatan 250 warga," ujar dia. Pengobatan gratis melibatkan enam dokter alumni SMA tersebut.(lei-52s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA