logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Oktober 2005 PANTURA
Line

Selama Ramadan, Siswa Berbusana Muslim

PEMANDANGAN menarik terlihat di SMP Negeri 6 Kota Pekalongan selama Ramadan ini. Hampir semua siswa mengenakan busana muslim. Siswa laki-laki memakai peci dan pakaian batik, sedangkan siswa putri memakai busana lengan panjang dan berjilbab.

Para guru juga mengenakan busana muslim sehingga suasana salah satu sekolah standar nasional di Kota Batik itu layaknya sekolah muslim.

Guru Bahasa Indonesia dan Jawa, Drs Hari Atmaji mengungkapkan, para siswa diwajibkan mengenakan busana muslim agar dalam menghadapi bulan Ramadan lebih khusyuk. Sebab, selama puasa anak-anak didiknya tidak mendapatkan pelajaran seperti biasanya, namun memperdalam pengetahuan agama Islam, yakni mengikuti kegiatan pesantren kilat.

"Salah satu materi yang kami berikan selama Ramadan adalah membaca Alquran (tadarus) bersama di tiap kelas," tandas dia.

Setelah membaca kitab suci itu selesai, acara dilanjutkan dengan menjalankan shalat duha secara bergiliran. Kemudian, lanjut dia, anak didiknya akan mendengarkan pengajian. "Kami mengundang 20 ustad dan ustadah terkenal di Kota Pekalongan. Bahkan kami juga mengundang beberapa pejabat dari Depag untuk menyampaikan materi pengajian," tandas dia.

Kepandaian Berbeda

Guru Pembimbing Agama, Drs H Abdul Aziz menjelaskan, siswa yang mengikuti kegiatan pesantren kilat 860 orang. Menurut dia, semua siswa yang ikut dalam kegiatan itu mempunyai tingkat kepandaian agama yang berbeda sehingga guru pembimbing harus sabar dalam memberikan materi.

Aziz mengungkapkan, saat kegiatan itu dilakukan, sekolah juga memberi kesempatan kepada siswa nonmuslim untuk memperdalam agama masing-masing. (Moch Achid Nugroho-52n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA