logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 17 Oktober 2005 EKONOMI
Line

Beras Organik Terbentur Produksi

SEMARANG-Peluang pengembangan produksi beras organik di tanah air masih terbuka lebar. Pasalnya, produksi beras itu belum mampu mengimbangi permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan signifikan.

Menurut Ketua Koperasi Tani Agung Junaidi -pengembang beras organik di Denggungan Banyudono Boyolali- sedikitnya volume produksi ini, disebabkan areal pertanian masih terbatas. Selain itu, banyak petani yang belum terbiasa dengan pola tanam organik ini. Karenanya, dia mengimbau petani di wilayahnya agar mau beralih ke sistem pertanian organik dengan lebih banyak melakukan sosialisasi.

Hingga kini, areal pertanian organik yang tersedia di kelompoknya mencapai 25 hektar dengan jumlah produksi 8 ton per bulan. Dilihat dari sisi omzet, kata dia beras organik lebih banyak mendatangkan keuntungan. Pasalnya, perawatannya hanya menggunakan bahan-bahan alami, seperti pembasmi hama dengan daun tembakau dan pupuk kandang. Setahun koperasi ini mampu meraup pendapatan Rp 49 juta. (mhr-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA