| Jumat, 14 Oktober 2005 | INTERNASIONAL |
SD Ditembaki, 16 Murid TerlukaBEIJING - Sekolah di China kembali menjadi sasaran serangan. Kamis kemarin, seorang pria menembak dan melukai 16 murid Sekolah Dasar saat mereka sedang olahraga pagi, kata kantor berita Xinhua. Insiden tersebut merupakan yang terbaru dalam gelombang serangan di sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Seorang pria paruh baya melepaskan tembakan dengan tiga psitol rakitan yang diisi bubuk mesiu dan pecahan peluru meriam ke Sekolah Dasar Niutoushan di Provinsi Anhui, China timur, Rabu pagi lalu, jelas Xinhua. Dia kemudian melarikan diri dari lokasi itu dan tetap berkeliaran, lanjutnya. ''Enambelas anak terluka, tapi tidak seorangpun terancam jiwanya,'' kata seorang guru di sekolah itu. Dia menolak menyebut identitasnya. Kepala sekolah dan seorang pria yang berusaha menghentikan tembakan juga terluka dalam serangan tersebut. Tujuh dari 16 murid yang terluka dalam kondisi serius di rumah sakit di Provinsi Zhejiang, di dekat tempat kejadian. Menurut suratkabar lokal Xinan Evening News, tim dokter mengangkat enam peluru dari seorang murid dan dua dari yang lainnya. Guru itu menyebut tersangka penembakan itu, Liu Shibing (34) - penduduk setempat yang kenal dengan guru-guru di sekolah itu. Liu dulunya punya catatan kejahatan dan mengalami masalah mental, katanya. Suratkabar Xinan News melaporkan penyerang itu meninggalkan pistol-pistolnya di tanah dekat pintu gerbang sekolah dan mengambil kembali senjata untuk memulai kembali serangannya ketika seorang pekerja di sekolah itu berusaha mencegahnya.(rtr-niek-26) |