SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Kamis, 13 Oktober 2005

JAKARTA-Naiknya BI Rate hingga 11 persen, membuat kalangan perbankan menaikkan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR). Namun bank tetap optimistis mencapai target pengucuran KPR hingga akhir 2005, mengingat permintaannya tetap tinggi.

SURABAYA-Efek kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersifat kontan. Setelah harga BBM naik, sebanyak 12 perusahaan di Jatim langsung gulung tikar. Kenyataan itu disampaikan Ketua Kadinda Jatim, Erlangga Satriagung kepada wartawan di kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (12/10) siang.

DIKABARKAN Bank Indonesia (BI) telah meminta bank yang mengalami peningkatan posisi rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) secepatnya memperbaikinya dalam waktu tiga bulan ke depan.

JAKARTA-Direktorat Jenderal Pajak diberikan tugas untuk memperoleh 2 juta wajib pajak baru per tahun. Langkah itu dilakukan agar kantor pajak terus melakukan ekstensifikasi untuk memperluas objek pajak.

JAKARTA-Direktur Utama Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Muhammad Syahrial, mengakui Menteri Keuangan, Jusuf Anwar telah menurunkan insentif kinerja bagi PPA dari 30 persen menjadi 10 persen.

JAKARTA-Agar Bali tetap jadi primadona tujuan wisata, semua pihak diminta menggalakkan iklan tentang Bali. Dengan demikian, pasca pemboman, Bali tetap menjadi tujuan wisata nomor satu, sekaligus memberikan kontribusi besar bagi penghasilan devisa sektor pariwisata.

SEMARANG-Pemprov Jawa Tengah menyatakan menolak rencana kebijakan impor beras. Dua alasan yang menjadi landasan melakukan penolakan rencana tersebut, yakni beras di Jateng sudah mengalami surplus dan harganya di atas standar yang ditetapkan Pemerintah.

SEMARANG-Terminal Petikemas Semarang (TPKS) akan meninjau ulang biaya fuel surcharge untuk kontainer ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Emas. Langkah ini berkaitan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak,

SEMARANG-Lembaga pelatihan perbaikan handphone Java membuka kelas dengan sistem magang di tempat service. Pembukaan kelas ini sebagai upaya menuntun peserta pelatihan untuk berwiraswasta setelah lulus.

SEMARANG-Komisi B (bidang perekonomian) DPRD Jawa Tengah meminta Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Jateng agar mengurangi jumlah mitra atau rekanannya yang kini mencapai 947 rekanan.

SEMARANG-Meningkatnya jumlah hotel di Kota Semarang, belum diimbangi upaya Pemkot untuk meningkatkan tingkat hunian hotel, terutama dari kalangan wisatawan. Selama ini, tamu hotel sebagian besar para pebisnis, sementara wisatawan jumlahnya relatif kecil.

Kenaikan BBM kali ini benar-benar membuat kalangan pengusaha sangat berat. Apalagi kenaikan ini juga mencakup BBM industri. Saya sebagai pengusaha furniture, terus terang merasa hampir kehabisan nafas.

SEMARANG-CS Communications sebagai mitra BUMN pembina Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Jateng bekerja sama dengan Suara Merdeka akan menggelar "Pasar Rakyat Lawangsewu BUMN Peduli", mulai 14-16 Oktober 2005. Event yang diikuti sebanyak 60 peserta itu akan dibuka mulai pukul 10.00-21.00. Menurut Direktur CS Communications, Agung Supardiyoto, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian, sekaligus alternatif belanja murah masyarakat Semarang pada Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, juga untuk menciptakan citra dan image perusahaan BUMN dalam program pemberdayaan UKMK kepada masyarakat luas.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA