logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 13 Oktober 2005 INTERNASIONAL
Line

Bayi Korsel Lahir di Korut

SEOUL - Satu peristiwa yang tergolong baru, kemarin, terjadi di Korea Utara (Korut). Seorang warga Korea Selatan yang sedang berkunjung ke Korut menjadi wanita pertama dari negaranya yang melahirkan di negara komunis itu. Wanita tersebut bermaksud menyaksikan festival pertandingan massal.

Tak pelak, kejadian langka itu menimbulkan pertanyaan tentang kewarganegaraan si bayi, kata pejabat, kemarin.

Hwang Seon, si wanita itu, dibawa ke sebuah rumah sakit di Pyongyang Senin malam lalu dan melahirkan seorang bayi perempuan, jelas pejabat Kementerian Unifikasi Korea Selatan via telepon.

Menurut perkiraan, wanita itu akan melahirkan pekan depan. Namun dia ingin memanfaatkan kesempatan langka berkunjung ke Korut untuk menyaksikan festival itu, kata kelompok pro-unifikasi dalam pernyataan. Hwang merupakan salah satu anggota kelompok itu.

Konstitusi Korea Selatan (Korsel) menganggap Korut sebagai bagian dari wilayahnya. Warga Korut yang membelot ke Korsel juga secara otomatis diberi kewarganegaraan.

''Sebenarnya, meski bayi itu lahir di Korut, kami tetap menganggapnya sebagai warga Korsel,'' kata seorang pejabat kementerian.

Sekitar 7.000 warga Korsel berkunjung ke Korut dalam beberapa hari terakhir untuk menyaksikan pertandingan massal ''Arirang'', jelas pejabat tadi.

Menurut pernyataan Gerakan Satu Korea yang berhaluan kiri, Hwang sedang berada dalam festival itu ketika dia kesakitan akan melahirkan.

''Baik ibu maupun bayinya sehat,'' jelas kelompok tadi.

Kelompok itu menjelaskan, Hwang dan keluarganya minta agar diizinkan tinggal di rumah sakit Korut itu selama sekitar dua pekan. Mereka juga minta Pemerintah Korsel dan Korut mengizinkan ibu dan bayinya itu kembali ke Korsel setelah itu. (rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA