| Kamis, 13 Oktober 2005 | BANYUMAS |
Atap SD Wanareja 3 BocorCILACAP- Ruang kelas IV, V, dam VI SD Negeri Wanareja 3, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, dilaporkan rusak. Atap seng ketiga ruang itu berkarat dan keropos, sehingga banyak yang bocor pada saat hujan. Namun ruang itu tetap digunakan untuk pembelajaran. Sebab, sekolah tak memiliki ruang pengganti. Kepala Sekolah Darmo SPd mengatakan, ruangan lain juga sudah rusak dan perlu segera diperbaiki. Namun kerusakan itu tak separah ruang kelas IV, V, dan VI. ''Tahun 2004 saya mengusulkan ke Bupati agar sekolah ini direnovasi. Namun usulan itu tidak terakomodasi sehingga sampai sekarang pun belum pernah dipugar. Tahun ini saya mengusulkan lagi. Mudah-mudahan pada anggaran 2006 usulan itu bisa diakomodasi, sehingga dapat segera diperbaiki,'' kata Darmo. Dia menuturkan sekolah itu hanya memiliki lima ruang kelas dan satu ruang guru. Padahal, tiga dari kelima ruang kelas rusak parah. SD itu juga belum memiliki ruang kantor. Akhirnya rumah dinas di dekat sekolah dimanfaatkan sebagai kantor. Keminiman ruangan membuat perbaikan kelas IV, V, dan VI sangat mendesak. Darmo berharap usulan perbaikan ke Bupati segera ditindaklanjuti. Tidak menunggu ketiga ruangan itu ambruk, baru diperbaiki. Jika itu terjadi akan memalukan pemerintah. Sebab, SD itu berada di pusat kota Kecamatan Wanareja, di tepi jalan raya yang dilewati banyak kendaraan angkutan umum jurusan Purwokerto-Jakarta dan Purwokerto-Bandung. Nyaris Ambruk Di Kecamatan Wanareja memang banyak SD negeri rusak, yakni sekitar 70%. SD Negeri Palugon 1, misalnya, sudah lama rusak parah. Bahkan sekarang sekolah itu nyaris ambruk. Kepala Bagian Pembangunan Pemerintah Kabupaten Slamet menyatakan memang masih banyak SD rusak. Pemerintah telah berupaya memperbaiki. Namun karena keterbatasan dana, belum semua SD dapat diperbaiki tahun ini. ''Kami akan terus mengusulkan anggaran renovasi SD rusak. Tahun 2005 kami mendapatkan dana perbaikan dari APBD II Rp 2,23 miliar lebih. Tahun depan melalui APBD 2006 kami mengusulkan lagi,'' katanya. (ag-53) |