| Minggu, 09 Oktober 2005 | SEMARANG |
Dhull...!!!Imron Sungkar (23), Mahasiswa UnisbankRUTINITAS saya pada Ramadan tahun ini, tak jauh beda dari bulan-bulan sebelumnya. Paling saya pergi kuliah, tidur, mengaji, ngabuburit, dan shalat tarawih. Yang berbeda, tiap menjelang berbuka puasa dan sehabis shalat tarawih, saya lewatkan dengan mengaji Alquran. Sebab, jika mengaji pada Ramadan rasanya jauh tenang daripada bulan-bulan di luar itu. Saya sempatkan tiap malam minimal satu juz. Insya Allah pas Lebaran tiba, saya sudah khatam Alquran. (fzm-51j) Pancawati (19), Anggota PSM Diponegoro GEREGET Ramadan tahun ini kurang terasa. Pasalnya, dibanding tahun lalu pesantren kilat di kampus sekarang kok tidak ada lagi, ya. Padahal tahun lalu saya selalu rutin mengikuti. Pesantren kilat di kampus sebenarnya bermanfaat. Selain mengajarkan makna ibadah, kita juga bisa belajar mengaji. Ya, daripada puasa bengong di kos mending kumpul-kumpul dapat pahala lagi. Mengenai Ramadan, bagi saya sih tidak beda dari bulan-bulan lainnya. Sebab, saya juga sering puasa Senin-Kamis. (fzm-51j) Rihard Haris (21), Event Organizer SAAT menjalani puasa, aku mengurangi aktivitas yang membutuhkan tenaga secara fisik. Takut lemes, entar malah batal. Apalagi pekerjaan sampingan saya sebagai seorang event organiser, saat ini lagi banyak job di Plasa Simpanglima. Jadi boleh dibilang, kegiatan selama bulan Puasa kali ini lebih padat. Untuk kuliah sih, aku tinggal menyelesaikan tugas akhir saja. Jadi, kerjaanku tak begitu mengganggu kuliah. (fzm-51j) Fitri Yuliasari (21), Fotografer Prisma KALAU Puasa gini, jadi ingat sama keluarga saya yang di Jakarta. Biasanya sehabis berbuka kami sekeluarga shalat tarawih bersama di masjid dengan pemrukiman kami. Sekarang hal itu saya lakukan bersama-sama teman kos. Sedih sih tapi saya nikmati saja. Yang bikin bingung sih justru kalau mau buka puasa atau sahur. Pasalnya, bersama-sama teman-teman kos ribet cari makan. Kalau di rumahkan tinggal tersedia. Pada saat tidak ada jam kuliah, saya dengan teman-teman yang tergabung dalam Prisma ramai-ramai hunting cari objek untuk bikin foto. Biasanya kami cari lokasi yang tidak jauh-jauh amat. Paling di Johar, Kota Lama, dan Simpanglima. (fzm-51j) Ramadan di Mata Remaja RAMADAN yang indah, semua mengharap rida-Nya. Tak ketinggalan, remaja juga berlomba-lomba meraih rahmat, pengampunan, dan pembebasan dari api neraka. Kirimkan komentar singkat Anda, para remaja, tentang bulan suci ini. Tulisan disertai foto dan identitas diri dikirim ke Biro Kota Suara Merdeka Jalan Pandanaran 30 Semarang telepon 8412600, e-mail birokota@yahoo com. Disediakan suvenir menarik bagi yang tulisannya dimuat. (Red) |