logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 05 Oktober 2005 PANTURA
Line

Gardu

Curi Kambing Dihajar Massa

BUMIAYU - Kasdam (40), dihajar massa setelah tertangkap tangan mencuri tiga ekor kambing milik Ali Murtado (32), warga Dukuh Karanganyar, Desa Kutamdendala, Kecamatan Sirampog Brebes. Peristiwa itu terjadi Sabtu (1/10). Saat itu, dia menarik paksa tiga ekor kambing milik korban. Namun kambing kemudian berontak dengan suara keras, sehingga tuan rumah terbangun. Tanpa kesulitan, Kasdam yang mengaku berasal dari Desa Cintamanik, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, ditangkap dan diserahkan ke ketua RT. Namun warga yang mengetahui ada pencuri ditangkap, spontan marah dan menghajarnya hingga babak belur. Kapolsek Sirampog AKP I Wayan Suma ketika dihubungi melalui Kaniresintel Aipda Budi Atmaja mengatakan, tersangka kini diamankan di mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (wh-52d)

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Gantung Diri

BUMIAYU - Diduga karena menderita sakit yang tak kunjung sembuh, Sarto (17), warga Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, Brebes nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri. Peristiwa tersebut terjadi di rumah paman korban, Sukirman (42), baru-baru ini. Menurut Sukirman, seusai shalat Jumat, korban bertandang ke rumah kemudian diajak makan siang bersama. Namun karena sang paman dan istrinya, Witri (33) akan pergi ke sawah, Sarto ditinggal di rumah sendiri. Betapa terkejutnya, ketika sore hari keduanya pulang dari ladang menjumpai Sarto dalam keadaan tak bernyawa dalam posisi tergantung di belandar atap kamar. Kasmin (55), orang tua korban menuturkan, anaknya sering mengeluh sakit kepala. Dia sudah berusaha mengobati penyakitnya itu, tapi tak kunjung sembuh. "Dia anak yang baik, namun sejak ibunya meninggal, dirinya menjadi lebih pendiam " kata Kasmin. (wh-52d)

Seorang Kakek Tewas di Kamarnya

PEMALANG - Suwiryo Wiryo Subroto (80) yang hidup seorang diri di rumah kontrakannya Jalan Samosir Raya, Perumnas Bojongbata, Pemalang ditemukan tewas di kamarnya, kemarin. Diduga kakek yang dikenal sebagai penjual jasa urusan perkara tanah itu sudah meninggal sekitar lima hari lalu. Warga baru mengetahui hal tersebut setelah bau busuk menyebar ke lingkungan sekitar.

Dikatakan Kapolres AKBP Drs Koeshartono melalui Kapolsek Pemalang AKP Sudadiyo, dalam kasus itu tidak ada tanda-tanda pembunuhan. Ketika ditemukan, pintu rumah seluruhya masih terkunci dari dalam, sedangkan kuncinya berada di meja ruang tamu. Mayat lelaki yang sudah menduda cukup lama itu, setelah diambil dari kamarnya langsung dibawa ke RSUD Ashari untuk divisum. Setelah saudara dan anak-anaknya datang, jenazah dikuburkan. (sf-50d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA