logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 05 Oktober 2005 PANTURA
Line

Kegiatan Santri Ponpes Al Quran

Sibuk Memperdalam Alquran

SUASANA Pondok Pesantren Al Quran Kecamatan Buaran siang itu berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Tempat itu terlihat sepi. Tidak terdengar suara para santri, baik putra maupun putri, melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Kantor pondok pesantren juga kosong, tidak ada satu pengurus pun. Ketika berkunjung, Suara Merdeka ditemui sejumlah santri putri.

Saat ditanyakan suasana lingkungan itu, mereka yang enggan menyebutkan nama, dengan malu-malu menyatakan pondok pesantren tempat dirinya mengasah ilmu agama sedang libur. ''Seperti biasa, menjelang puasa, tempat kami libur satu minggu,'' kata dia singkat.

Keterangan salah satu santri Pondok Pesantren Al Quran itu dibenarkan pengasuh Ilmu Akidah dan Bahasa Inggris Abdul Choliq Jahja.

Hal itu dilakukan untuk memberi kesempatan kepada mereka beristirahat. Sebab dalam waktu satu bulan ke depan, mereka akan menjalankan pengajian satu bulan.

Dia mengatakan, dalam menjalankan ibadah puasa, para santri akan disibukan dengan membaca dan memperdalam Alquran.

Mulai subuh, mereka harus mengikuti pengajian yang dilanjutkan dengan pembacaan kitab kuning akidah. Pagi harinya, setelah beristirahat, mereka kembali melakukan kegiatan serupa.

Lebih lanjut Abdul Choliq menjelaskan, sesuai dengan nama dan ciri khas pondok pesantrennya, pelajaran utama adalah Alquran. Selanjutnya, apa yang terkandung di dalam kitab suci ini mencakup ajaran agama Islam secara menyeluruh. (Moch Achid Nugroho-52m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA