| Rabu, 05 Oktober 2005 | OLAHRAGA |
Edy dan Keeltjes BerambisiJEPARA- Edy Paryono dan Rudy William Keeltjes sama-sama berkeinginan besar bisa duduk di kursi kepelatihan Persijap Jepara musim kompetisi Liga Indonesia 2006. Nama dua pelatih berpengalaman itu semakin menguat dalam bursa persaingan, menyusul informasi bahwa peluang kandidat lain, Jaya Hartono, ikut ''meredup'' sebagaimana Juan Paez dan Riono Asnan. Jaya Hartono, yang musim lalu mengasuh Persiba Balikpapan, dinilai manajer Persijap Setiyono SE MM sebagai pelatih berkarakter dingin yang berprestasi. Namun, perkembangan sampai dengan Selasa (4/10), diketahui bahwa Jaya hampir pasti tersingkir. Setiyono menyatakan kata ''negatif'' untuk pelatih yang pernah membawa Persik Kediri juara liga tiga tahun silam itu. ''Perkembangan terakhir, tinggal dua nama,'' kata Setiyono. Dua nama yang dimaksudnya adalah Edy Paryono dan Keeltjes. Edy Paryono saat dihubungi semalam menegaskan ambisinya bisa melatih Persijap musim 2006. Pelatih kelahiran 14 Juli 1954 itu bahkan menyatakan, Persijap sebagai prioritas tempat berlabuh. Dia tertarik dengan Laskar Kalinyamat karena tim ini dianggap memiliki karakter, sekaligus ber home base di tengah-tengah publik yang juga menaruh perhatian besar pada dunia sepak bola. ''Saya kenal Persijap sejak menjadi pemain yunior,'' kata mantan pemain PSIS Semarang sejak 1975-1990. Ketertarikan Edy terhadap Persijap juga tersirat ketika ia menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Kamal Djunaidi, saat Persijap menjamu PSM Makassar di putaran kedua kompetisi musim 2005. ''Persijap dengan segala potensinya, layak diperhitungkan klub-klub lain. Merupakan tantangan dan kehormatan bagi saya jika bisa menangani klub itu,'' kata mantan pelatih PSSI U-16 di ajang Lion City Cup, Singapura 1993. Keeltjes Berminat Karier kepelatihan Edy berlangsung sejak 1991 dengan menukangi PSIS Semarang. Secara beruntun, mantan asisten pelatih timnas Peter White ini menukangi PSIS untuk usia U-15, U-18, dan U-23 hingga 1994. ''Saya hanya menunggu keputusan akhir dari manajemen Persijap,'' ujarnya. Tak kalah semangat, pelatih incumbent Rudy William Keeltjes saat dihubungi dari Surabaya juga terang-terangan berniat serius bisa kembali mengarsiteki Persijap. Beberapa klub lain diakuinya juga membidik dirinya. ''Tapi jika Pak Ti (Setiyono) meminta saya come back, saya akan prioritaskan Persijap. Kalau pun toh akhirnya saya tidak di Jepara, saya berharap Persijap bisa lebih maju,'' tegas Keeltjes, yang menyatakan telah mengincar nama-nama pemain jika sewaktu-waktu tenaganya benar-benar dibutuhkan Persijap lagi. Setiyono menambahkan, telah mengevaluasi plus minus dari dua kandidat tersebut, termasuk Benny Hartono yang secara lisan juga ''melamar'' Persijap. ''Kami akan meminta pertimbangan kepada ketua umum (Drs Hendro Martojo MM) untuk membicarakan masalah ini. Sekali lagi saya sampaikan bahwa keputusan siapa pelatih Persijap akan kami umumkan akhir pekan ini,'' tambahnya. (H15-40) |