| Rabu, 05 Oktober 2005 | OLAHRAGA |
Piala Wali Kota Solo Tetap DigratiskanSOLO-Universitas Surakarta (Unsa) yang diperkuat mantan striker tim nasional Rochy Putiray lolos ke delapan besar Piala Wali Kota Solo setelah mengalahkan Mars 4-3 melalui adu penalti. Di tempat yang sama, Stadion Maladi Solo, AD Batik juga masuk ke perempat final usai menumbangkan Sport dengan skor telak, 8-1 Turnamen yang dimulai 29 September dan berakhir 14 Oktober mendatang itu, semula direncanakan mematok harga tanda masuk secara sukarela. Tiap penonton yang datang diwajibkan memasukkan uang ke kotak yang tersedia di pintu masuk. Tetapi ide ini ditolak oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. ''Tidak perlu dipungut bayaran. Turnamen ini untuk menghibur masyarakat Solo,'' katanya pada rapat 26 September lalu. Pada rapat Senin (3/10) yang dipimpin Ketua Umum Persis FX Hadi Rudyatmo di Loji Gandrung, oleh ketua Panpel drs Gatot Sugiharto dilaporkan mengenai pelaksanaan turnamen Piala Wali Kota. Subsidi Mulai 7 Oktober kejuaraan memasuki babak 8 besar, dengan rencana pertandingan-pertandingannya dimainkan malam hari. Panpel kembali mengusulkan untuk memungut tiket masuk rata-rata Rp. 4.000 dengan rincian, Rp 1.500 untuk pembelian rokok, dan Rp 2.500, untuk Panpel membantu subsidi biaya penerangan. Menurut Hery Gogor pengelola Stadion Maladi Solo, sebelum BBM naik, untuk penerangan dibutuhkan 120 liter solar diperlukan biaya Rp 300.000. ''Sekarang BBM naik dua kali lipat, sehingga lima kali pertandingan diperlukan biaya Rp 3 juta,'' jelasnya. FX Hadi Rudyatmo tetap menolak usulan untuk memunggut tiket masuk. ''Untuk subsidi BBM, Persis akan membantu Rp 1,5 juta. Nonton turnamen tetap gratis,'' katanya.(P44-22) |