| Rabu, 05 Oktober 2005 | OLAHRAGA |
Pernah Antarkan BEC Tero Juarai Liga ThailandKOSONGNYA posisi pelatih PSIS usai ditinggal Bambang Nurdiansyah ke Pelita Jaya, membuat manajemen tim bergerak cepat mencari penggantinya. Yoyok Sukawi langsung berburu pelatih asing dalam upayanya meningkatkan prestasi ''Mahesa Jenar'' di musim depan. Salah satu kandidat pelatih yang akan mengarsiteki Modestus Setiawan dan kawan-kawan adalah Jason Withe. Siang kemarin, putra pertama pelatih timnas U-23, Peter Withe, itu tiba di Semarang untuk melihat fasilitas yang dimiliki Semarang. ''Kondisi PSIS sama dengan tim yang pernah saya tangani di Thailand dulu. Saya ingin membawa tim ini juara,'' tegas Jason, yang lahir di Liverpool 16 Agustus 1971 itu. Tahun 2000, pemain West Bromwich Albion tahun 1987-1990 itu memang melatih tim Thailand, BEC Tero Sasana FC dan mengantarnya menjuarai Liga Thailand. Prestasi lainnya ditoreh dengan membawa Home United FC Singapura menjadi runner up S-League (Liga Singapura) tahun 2002. Kemampuannya itu membuat dia ditarik oleh ayahnya, Peter Withe, untuk menjadi asisten pelatih timnas U-23 sekarang. Tak heran, selama babak delapan besar di Jakarta lalu, Jason dan Peter Withe selalu hadir di Stadion Gelora Bung Karno Senayan. Selain mengamati pemain-pemain timnas U-23 yang berlaga, dia juga menyempatkan diri melihat permainan Emmanuel de Porras dan kawan-kawan. Menurutnya, PSIS tim yang bagus. Tim ini dinilainya dihuni oleh pemain-pemain muda potensial. Hal itu membuat permainannya selalu dinamis. ''Permainan PSIS bagus. Jika manajemen ingin mempertahankan sekitar 70 sampai 75 persen pemain, itu sangat baik. Saya sudah tahu kualitas permainan mereka,'' katanya. Persiapan Begitu tiba di Semarang siang kemarin, suami dari Sharon itu langsung melihat Stadion Jatidiri. Bukan hanya lapangannya saja yang dilihat, tapi juga kondisi kamar ganti pemain. Tak segan-segan dia menanyakan umur stadion dan juga kapasitas penontonnya kepada Wakil Manajer Tim Setyo Agung Nugroho yang mendampinginya. Melihat kondisi lapangan stadion, dia sedikit kecewa, pasalnya lapangannya keras. Dari stadion, mantan pelatih kepala Bangkok Bank FC itu menuju ke kolam renang Jatidiri dan fitnes center yang ada di komplek Gelanggang Olah Raga Jatidiri. Kolam renang dan fitness centre itu untuk mendukung program latihan seandainya jadi direkrut PSIS. Kolam renang untuk melakukan relaksasi sedangkan fitness centre untuk meningkatkan power pemain. Latihan tersebut rencananya akan dilakukan dua kali seminggu. Namun, dalam masa persiapan, bisa jadi tiga kali seminggu. Sedangkan saat kompetisi, latihan di dua tempat itu tergantung situasi dan kondisi. Menurutnya, angkat beban yang dilakukan di pusat kebugaran sangat penting bagi pemain, baik dalam masa persiapan maupun saat kompetisi. Metode latihan seperti itu juga digunakan di tim-tim Liga Inggris. Hal itu berguna untuk meningkatkan kekuatan otot paha dan menambah tenaga. (Budi Winarto-22) Biodata Jason Withe Tempat dan Tanggal Lahir : Liverpool 16 Agustus 1971 Istri : Sharon Karier Pemain : 1987-1990 : West Bromwich Albion dan KPV Kokkola 1990-1991 : Burnley, Crewe Alexandra, Stockport County, Stafford Ranger 1991-1993 : Telford United Karier Pelatih: 1994-1997 : Direktur Teknik Birmingham City 1997-1999 : Konsultan Aston Villa 1999-2001 : Pelatih Kepala BEC Tero Sasana 2000-2001 : Pelatih Khusus di Timnas Thailand 2001-2002 : Pelatih Kepala Home United 2003-2005 : Pelatih Kepala Bangkok Bank 2005-.. : Asisten pelatih PSSI U-23 |