logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 05 Oktober 2005 SEMARANG
Line

Hasil Tes Darah Suprat Negatif

SEMARANG - Berdasarkan pemeriksaan serulogi di Litbang Depkes RI, tes darah Suprat, warga Kendal, terbukti negatif dari flu burung. Pemerikaan serulogi merupakan pemeriksaan cepat antibodi terhadap virus.

Nilai diagnostiknya lebih rendah dibandingkan dengan Polimerasew Change Rection (PCR) atau pemeriksan gen virus di Hong Kong. ''Kami masih menunggu hasil pemeriksaan PCR tersebut,'' ujar Wakil Ketua Emerging Infectious Desease (EID) dokter Agus Suryanto SpPD dalam jumpa pers Selasa (4/10) di Rumah Sakit Dokter Kariadi.

Kini, kondisi Suprat sudah menunjukkan kemajuan. "Saat ini dia sudah pulang karena selama empat hari tidak menunjukkan gejala klinis seperti sebelumnya,'' ujar Agus.

Walau diperbolehkan pulang, evaluasi terhadap perkembangan kesehatan pasien terus dilakukan. Jika melihat gejala klinis yang dialami Suprat lebih dari 21 hari, berarti pasien ini bebas dari flu burung.

Berdasarkan diagnosis terakhir, Agus mengemukakan, pasien menunjukkan parapneumonia. Penyakit ini bukan akibat flu burung melainkan infeksi paru-paru yang menyebar ke arah katup atau rongga paru yang berisi cairan.

''Sudah ada pengambilan cairan dan saat ini sedang diperiksakan ke riset patologinya,'' ungkap dia.

Selama satu minggu dirawat di RS Dokter Kariadi, terhadap Suprat tidak dilakukan pemberian antivirus flu burung tetapi obat untuk parapneumonia. Hal itu mengingat antivirus seharusnya diberikan pada pada awal suspect. ''Gejala klinis pada pasien ini sudah lebih dari 15 hari sehingga tidak diberikan antivirus flu burung,'' ucapnya. (lin-18j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA