| Rabu, 05 Oktober 2005 | SEMARANG |
Kandang Unggas Disemprot Tiap 4 Hari
SEMARANG- Kandang-kandang unggas di tempat rekreasi Taman Lele saat ini akan disemprot dengan cairan khusus pembunuh kuman setiap empat hari. Hal itu dilakukan pengelola Taman Lele, untuk mengantisipasi merebaknya wabah flu burung. Sebenarnya sebelum wabah tersebut meluas, petugas kebersihan Taman Lele setiap hari selalu membersihkan kandang-kandang hewan di sana. Namun, memang tidak menggunakan cairan khusus pembersih kuman. Pengelola Taman Lele, Joko Tri Kadiyanto mengatakan, pihaknya menggunakan cairan istam disinfektan untuk membebaskan kandang dari kuman. ''Dengan komposisi lima cc (cubic centimeter) istam disinfektan dan 10 liter air, cairan tersebut cukup untuk membersihkan 15 kandang unggas,'' urai dia, kemarin di ruang kerjanya. Menurut Joko, cairan itu tidak akan membahayakan unggas, sekalipun terkena semprotan. Dia mengungkapkan, hewan-hewan yang dipelihara di taman seluas 2,4 ha itu sampai saat ini bebas dari penyakit. ''Kami memiliki dokter hewan pribadi. Jadi, jika ada binatang peliharaan yang sakit akan langsung ditangani,'' papar dia. Pengunjung Turun Tidak dapat dipungkiri, kata Joko, pengunjung Taman Lele menurun sejak meluasnya wabah flu burung. ''Biasanya pada Minggu, jumlah pengunjung mencapai tiga ratusan orang. Namun beberapa pekan belakangan ini, hanya 160-an,'' tuturnya. Bahkan sejak kenaikan BBM, ujar Joko, wisatawan semakin turun. Dia menyatakan pada Minggu lalu misalnya (2/10), pengunjung hanya mencapai angka 134. Meski demikian, hal itu tidak membuat pengelola Taman Lele pesimistis. Joko yakin keadaan itu tidak akan berlangsung lama. Dia optimistis jumlah pengunjung akan segera meningkat. ''Trennya, pada Idul Fitri atau hari libur nasional lain, pengunjung ramai,'' tutur dia. Sampai saat ini, tambah Joko, tidak ada rencana untuk menaikkan harga tiket. Sebagai tambahan informasi, tiket masuk Taman Lele pada hari kerja Rp 3.000/orang, sedangan hari libur Rp 3.500. (H11-18s) |