logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 05 Oktober 2005 KEDU & DIY
Line

Dana Kompensasi BBM Perlu Diawasi secara Aktif

MAGELANG - Berbagai masalah mulai mengemuka berkenaan dengan dana kompensasi bahan bakar minyak (BBM). Antara lain mengenai kriteria, ketepatan, jumlah, akurasi data, dan kesiapan penyalurannya. ''Penyaluran dana itu relatif rawan dan serius sehingga perlu koordinasi secara baik antara instansi terkait supaya terbangun pemahaman, visi, dan persepsi yang sama,'' tegas Kapolwil Kedu Kombes Drs Agus Wantoro MSi, Selasa kemarin.

Dia mengemukakan hal itu dalam acara tatap muka Kapolwil Kedu dan instansi terkait dalam rangka penyaluran dana kompensasi BBM. Kegiatan itu dihadiri Kepala Bakorlin II Kedu-Surakarta Ir Suwito, Kapolres dan kapolresta sewilayah Kedu, Kepala Dinas Pendidikan Kota, dan Kabupaten Magelang.Menurutnya, aparat pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan secara aktif mengawasi jalannya penyaluran dana tersebut.

Sihono dari Kantor Statistik Kota Magelang menjelaskan, jumlah keluarga miskin yang rencananya akan menerima dana itu 6.093 keluarga. ''Kartu kompensasi BBM sudah kami terima, sekarang sedang dilakukan cek ulang. Kalau ada keluarga yang kelewatan akan didata ulang kemudian dilaporkan ke pusat,'' katanya.

BPS Pusat

Agus dari Kantor Statistik Kabupaten Magelang mengatakan, jumlah penerima dana di daerahnya 108.437 keluarga. ''Jika ternyata yang mendapatkan dana itu masuk kategori kaya maka harus dicoret, selanjutnya dikembalikan ke BPS pusat. Sebab, BPS pusatlah yang menetapkan siapa saja yang menerima, sedangkan daerah hanya mengusulkan,'' ujarnya.

Berdasarkan informasi dari Kantor Pos Magelang, penyaluran dana kompensasi BBM bagi keluarga miskin di Kota dan Kabupaten Magelang dilaksanakan pada 11-21 Oktober untuk triwulan pertama atau hingga Desember mendatang. Bantuan untuk Kota Magelang Rp 1,8 miliar, sedangkan untuk Kabupaten Magelang Rp 30 miliar. Dananya sudah ada di BRI setempat.

Kantor Pos yang akan dibanjiri para penerima adalah yang membawahi dua wilayah kecamatan seperti Kantor Pos Bandongan yang membawahi Kecamatan Bandongan dan Windusari, Kantor Pos Kaliangkrik (Kaliangkrik-Kajoran), Kantor Pos Tegalrejo (Tegalrejo-Candimulyo), dan Kantor Pos Salam yang membawahi Kecamatan Salam dan Srumbung. (P60-55n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA