| Rabu, 05 Oktober 2005 | INTERNASIONAL |
Kubu Merkel Ancam Stop PerundinganBERLIN - Kubu konservatif Jerman Selasa kemarin mengatakan, perundingan dengan Demokrat Sosial bisa dihentikan akhir pekan ini apabila Kanselir Gerhard Schroeder tidak mau berlapang dada dan lengser dari kursi kanselir. ''Bisa diduga kalau perundingan ini, setelah sesi singkat Rabu ini, harus dihentikan,'' kata seorang anggota senior Partai Demokrat Kristen (PDK) pimpinan Angela Merkel. Partai Demokrat Sosial pimpinan Schroeder kalah empat kursi dari kubu konservatif dalam pemilu 18 September lalu. Perolehan suara itu membuatnya tidak mau mengakui kekalahannya. Namun, Senin lalu dia mengisyaratkan bersedia menyerahkan kekuasaannya untuk melapangkan pembentukan pemerintahan baru. ''Saya tidak akan menghalangi keberlanjutan proses reformasi yang sudah saya mulai, dan pemerintahan yang stabil di Jerman,'' kata Schroeder. Baik kubu konservatif Merkel maupun Demokrat Sosial-nya Schroeder meraih cukup suara untuk membentuk koalisi dengan partai pilihan mereka. Akibatnya, mereka terpaksa harus merundingkan pemerintahan power-sharing. Masing-masing pihak menuduh rivalnya menghalang-halangi pembentukan pemerintahan baru. Kedua partai itu menurut rencana akan bertemu Rabu ini pukul 14.00 waktu setempat (19.00 WIB) untuk perundingan penjajakan babak ketiga. Volker Kauder, sekjen Demokrat Kristen dan kolega dekat Merkel, mengatakan sekaranglah saatnya bagi Demokrat Sosial untuk mengakui kenyataan. ''Rakyat Jerman menunggu pemerintahan baru terbentuk. Saya meminta unsur-unsur penting di Partai Demokrat Sosial untuk mengakui kepemimpinan kami agar kita dapat mencapai substansi perundingan ini,'' kata dia. (rtr-gn-25) |