logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 05 Oktober 2005 BANYUMAS
Line

Ditemukan Mortir 1,81 Kg di Kemangkon

PURBALINGGA- Warga Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, kemarin, geger. Sebab, seorang penambang pasir di Kali Klawing menemukan mortir yang diduga masih aktif. Penemuan benda berbahaya itu mengundang perhatian masyarakat. Namun mereka tak berani mendekat. Mereka khawatir sewaktu-waktu mortir itu meledak.

Mortir ditemukan Suniman (30), warga RT 12 RW 4 Desa Muntang. ''Saat itu saya mengambil pasir dengan serok di Kali Klawing. Ketika mengangkat serok, saya kaget karena ada benda hitam sebesar pepaya di dalam serok. Saya lalu bilang kepada teman-teman,'' ujar Suniman.

Para penambang berhenti bekerja. Mereka mengamati benda lonjong sepanjang 19 cm, berdiameter 10 cm, dan berat 1,81 kg yang masih mulus itu. Benda itu berwarna hitam dengan bercak putih mirip anjing dalmatian.

Beberapa warga desa menghubungi polisi, karena menduga itu benda berbahaya. Polisi meletakkan mortir itu ke dalam ember berisi pasir. Jadi mortir tak terguncang-guncang ketika dibawa ke Mapolres. ''Bom sing meledak nang Bali ndeyan semena gedene apa ya?'' celetuk seorang warga desa.

Kapolres AKBP Raja Haryono didampingi Wakapolres Komisaris Polisi Katmunanto memperkirakan mortir itu masih aktif. ''Itu terlihat dari keberadaan pemicu. Kami tak bisa memastikan mortir itu peninggalan Belanda atau bukan. Kami akan menyerahkan senjata peledak itu ke Kompi Brimob di Purwokerto untuk diamankan,'' katanya.(F10-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA