| Senin, 03 Oktober 2005 | SALA |
Pawai dan Jalan Sehat Sambut RamadanMANAHAN- Menyambut Ramadan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo kemarin menggelar pawai simpatik. Karena harga BBM naik sejak 1 Oktober, massa memilih berjalan kaki. Mereka berjalan dari lima kantor DPC yang tersebar di lima kecamatan menuju depan Stadion Manahan, mulai pukul 09.00. Sebagai protes atas kenaikan harga BBM, sepeda motor yang dibawa beberapa kader dan simpatisan tidak dihidupkan mesinnya. Mereka menuntun kendaraannya hingga tempat kerumuman massa di Manahan. Beberapa di antaranya naik becak membawa serta anggota keluarganya. Di sepanjang perjalanan mereka membagikan jadwal Imsakiyah dan seruan Ramadan. Sebagian di antaranya juga tampak membagikan sekuntum bunga kepada para pengguna jalan yang ditemui. "Kami menyerukan kepada warga Solo agar menjadikan Ramadan kali ini sebagai titik tolak untuk memperbaiki kualitas keimanan diri. Jangan biarkan Ramadan terlewatkan sia-sia, sehingga tidak ada perbedaan dari bulan biasa," kata Haryanto, Plh Ketua DPD PKS Surakarta. PKS juga menyerukan agar Ramadan kali ini dijadikan sebagai bulan empati, mengingat kian banyak warga yang terimpit hidupnya karena kenaikan harga kebutuhan pascakenaikan BBM. "Begitu banyak rakyat yang terzalimi. Sangat tidak bijaksana bila kita kenyang, sedangkan tetangga kelaparan. Tingkatkan jiwa empati kita untuk membantu yang lemah dan membutuhkan," tutur Ma'ruf Pujinto, sekretaris DPD PKS Surakarta. Sementara itu, sebelumnya ratusan umat Islam Karangasem menggelar jalan sehat bersama khusus menyambut Ramadan. Kegiatan yang diselenggarakan P2A, takmir masjid, mushala, dan remaja masjid se-Kelurahan Karangasem itu dimulai pukul 06.00. Rombongan berangkat dari Masjid Nurul Falah dengan mengelilingi seluruh mushala dan masjid di Karangasem. (G13-27s) |