| Senin, 03 Oktober 2005 | SALA |
Putih Jadi Tren Busana MuslimWARNA putih diperkirakan menjadi tren busana muslim pada Lebaran tahun ini. Busana dengan warna itu memberikan sentuhan cerah sesuai dengan Ramadan yang didambakan memberikan kecerahan hidup. "Saya memilih putih karena selain cerah, memberi sentuhan bersih bagi pemakainya," kata Ny Tutik Adib Aji Putra, perancang busana pemilik rumah mode khazanah muslim dan kebaya Bilqis Solo. Pada perayaan HUT ke-5 rumah mode yang dia kelola, ditampilkan 50 busana rancangannya. Warna putih mendominasi peragaan busana yang digelar di Gedung Graha Sabha Buwana, kemarin. Menurut dia, tema yang ditampilkan dalam karyanya diberi label "Sentuhanku". Untuk rancangan sebanyak itu, semua perhatian dan pemikirannya dicurahkan. Warna lain yang ditampilkan adalah campuran dan sulit didapat, karena merupakan oplosan warna yang dibuat sendiri. "Memang, saya munculkan warna-warna yang mungkin aneh. Warna itu tidak mungkin didapat di luar, karena saya olah sendiri," ujarnya. Kesan Resmi Pada sejumlah karyanya, istri Ketua Hipmi Solo Adib Aji Putra, itu juga menampilkan pernik-pernik serupa permata, mutiara, dan kerang. Sentuhan pernik-pernik tersebut memberikan kesan resmi pada busana. "Selama ini busana muslim belum dianggap resmi. Saya mencoba menggeser asumsi itu dengan sentuhan resmi pada busana pesta," tuturnya. Selain memadukan dengan pernik-pernik berkilau yang membuat tampilan busana berkesan lebih mewah, Tutik menyesuaikan kain yang dijadikan bahan. (Sri Wahjoedi-27s) |