logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Oktober 2005 RAGAM
Line

Minyak Lintah Atasi Pria Loyo Jadi Perkasa

MINYAK lintah yang didapatkan dari hutan di Kalimantan, berkhasiat untuk menyembuhkan penderita impoten dan ejakulasi dini. Dengan ditambah tumbuhan liar dari hutan, dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Bahkan, kata penyembuh alternatif asal Solo, Sri Hernanik yang akrab dipanggil Jeng Nanik, bila dikombinasikan dengan asmak Banten dapat digunakan untuk memperbesar ''senjata'' dan keperkasaan pria dewasa.

Penyembuh berkulit sawo matang yang lahir di kota Bengawan, 27 tahun lalu, memang dikenal sebagai tabib keperkasaan lelaki dan memperbesar serta memanjangkan alat vital. Selain itu, juga bisa menggurah vagina, dan memperbesar payu dara.

Khusus untuk pengobatan impoten, ejakulasi dini, memanjangkan serta memperbesar alat vital laki-laki dewasa, dia berpesan, setelah ditangani selama tiga hari tidak boleh melakukan hubungan seks.

''Tiga kali datang, dijamin bisa memuaskan untuk seumur hidup. Selain ramuan, pasien bisa mendapatkan alat vacum untuk permanenkan alat vital yang sudah diberi asmak,'' jelasnya sambil menambahkan pengobatan tersebut dilakuan dengan diurut dalam waktu 10 menit.

Disinggung lebih lanjut wanita berambut hitam lebat ini mengatakan melalui kelebihan indra keenamnya, juga melayani konsultasi tentang keluarga, pasangan suami-istri, karier, dan usaha. Selain di Semarang, dia juga praktik di Bandung, Jakarta, dan Batam.

Putra Bagelen

Dengan dibantu beberapa pasiennya, di Semarang buka praktik di Hotel Singosari, Senin-Jumat pukul 09.00-19.00. Sedangkan Sabtu dan Minggu murid Padepokan Putra Bagelen, Ungaran pimpinan Mas Wied ini, buka praktik di tiga kota tersebut.

''Pada hari dan waktu tertentu, selain meditasi, saya belajar memperdalam ilmu dengan bimbingan Mas Wied,'' akunya sambil menambahkan agar bisa dilayani tepat waktu, pasien diharap menghubungi 081-575963985 atau 085-225371222.

Keinginannya menjadi juru sembuh alternatif di usia muda itu muncul karena ingin membantu melepaskan penderitaan orang dalam hal penyakit maupun kesulitan hidup. ''Waktu itu, saya sakit dirawat di rumah sakit dengan biaya mahal. Setelah sembuh melalui pengobatan alternatif Mas Wied, saya belajar, dan begitu bisa langsung praktik membantu menyembuhkan orang sakit secara suka rela,'' kenangnya.

Sejak itu, sekitar tahun 2001, beberapa kenalan dan tetangga yang meminta pertolongan berhasil ditangani. Atas saran pimpinan padepokan yang beralamat di Jl Merpati III/12, Sendangwaru, Ungaran (belakang SMK Widya Praja atau belakang Lippo Bank), ia buka praktik untuk umum hingga sekarang.

Pasien yang datang meminta pertolongannya, selain dari berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Batam, juga dari Malaysia. Sementara terus memdalami ilmu secara matang. Diantaranya, di Banten, Kalimantan, dan utamanya di Padepokan Putra Bagelen.(Priyonggo-12)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA