logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Oktober 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Naik Menara demi Cinta

TOKYO - Ada banyak cara untuk menyatakan cinta. Namun pria Jepang ini memilih cara yang membahayakan jiwa. Dia nekat mendaki sebuah pencakar langit di Tokyo, Minggu kemarin, untuk menarik perhatian gadis yang ditaksirnya. Aksinya itu tentu saja mengundang perhatian banyak orang. Stasiun televisi swasta Jepang Asahi memperlihatkan, pria itu berdiri di atas kerangka besi Tokyo Tower di ketinggian 100 meter. Gedung itu sendiri memiliki ketinggian 333 meter.

Pria itu kemudian membentangkan spanduk bergambar jantung hati merah muda (simbol cinta) dan bertuliskan nama seorang gadis. ''Mungkin dia ingin menyatakan cintanya kepada seorang gadis. Saya kira itulah makna gambar jantung hati tersebut,'' kata seorang polisi Tokyo.

Pria berusia 31 tahun itu baru turun dari bingkai besi di ketinggian 100 meter itu setelah dibujuk polisi. Sesampai di bawah, dia langsung ditangkap dengan tuduhan ''memasuki gedung tanpa izin''.

Namun dia tidak mau memberikan keterangan bagaimana dia bisa sampai di kerangka besi Tokyo Tower tersebut.

''Belum jelas, bagaimana dia masuk dan menaiki menara itu,'' kata polisi. Polisi mengatakan tidak ada jalan dari dalam bangunan Tokyo Tower untuk sampai ke tempat pria itu bertengger.(rtr-ben-26)

Empat Penyelundup Heroin Digantung

KUWAIT - Kuwait menggantung di hadapan publik empat warga Pakistan yang divonis bersalah menyelundupkan heroin, Minggu kemarin. Kantor berita KUNA melaporkan, penyelundupan barang haram itu dilakukan pada 2002. Kantor berita itu memberitakan, keempat orang tersebut ditangkap sewaktu mencoba memasuki Kuwait dengan paspor palsu. Setelah digeledah petugas, mereka ternyata menyembunyikan heroin di dalam sejumlah kapsul.

Negara kaya minyak itu menetapkan penyelundupan narkotika sebagai kejahatan berat pada 1995. Sejak itu, 10 orang (termasuk empat warga Pakistan yang digantung kemarin) telah dieksekusi mati berdasarkan peraturan yang keras tersebut.

Dua pengedar narkotika dihukum mati di negara itu, Januari lalu. Kuwait memberlakukan hukuman mati (biasanya dengan cara digantung) untuk pelaku pembunuhan, pengedar narkotika, dan kejahatan terhadap negara.(rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA